Minggu, 16 Juni 2019 |
Daerah - Politik Praktis

Wow Puasa Hari Pertama, Sidang Sengketa Pilkades Desa Datuk Nan Duo Ditunda

Senin, 06 Juni 2016 | 17:26:20 WIB wib Dibaca: 198 Pengunjung


p- Setda : "Tunggu keputusan Dari Atasan"

FOKUSJAMBI.COM, SAROLANGUN -
Konflik Pemilihan Kepala Desa di Desa Datuk Nan Duo Kecamatan Batang Asai, yang sampai disengketakan oleh Pemerintah Kabupaten Sarolangun di karenakan ada salah seorang calon Kades menggugat kepada Pemkab agar Kotak Suara di tinjau kembali, bahkan meminta ada perhitungan ulang kertas suara, sampai saat sekarang belum ada titik terang.

Sidang yang langsung dihadiri oleh H.Thabroni Rozali selaku Sekretaris Daerah (setda) Kabupaten Sarolangun dan juga merupakan ketua dalam persidangan tersebut menunda sidang sengketa pilkades, penundaan yang dilakukan oleh dirinya dengan alasan mununggu keputusan dari Bupati.

"Sidang keputusan ini kita tunda dulu, Dan keputusannya tunggu hari rabu nanti, soalnya kita masih menunggu keputusan dari atasan (Bupati), "ungkap Setda

Sementara itu Sihopni sebagai Kepala Desa Datuk Nan Duo  yang terpilih mengikuti saja sebagaimana baikknya yang akan dilakukan pemkab, tapi dengan satu catatan dirinya meminta kepada Pemkab agar tidak melakukan perhitungan ulang suara.

"Kalau seperti itu kita ikuti saja, mana yang terbaiklah, tapi yang terpenting kita minta kepada Pemkab jangan sampai ada perhitungan ulang kertas suara, "ungkapnya

Menurut dirinya, Pemkab tidak perlu lagi untuk membuka kotak suara dan melakukan perhitungan ulang, sebab di data C1 sudah lengkap semua, mulai dari tanda tangan ketua panitia, Pjs Kades, BPD, sampai Saksi-saksi calon.

"Diberita acara itu sudah sangat jelas sekali, tidak ada kekeliruan, semuanya sudah di tanda tangani oleh saksi, jadi apa lagi maunya mereka itu (penggugat),

Seperti yang diberitakan sebelumnya Sihopni mampu meraih suara dari masyarakatnya sebanyak 234 suara, Sedangkan lawan politiknya dengan nomor urut 1 yakni Syaipul Bahri memperoleh suara sebanyak 173 suara, dan calon nomor urut dua yakni M.Abdul mampu meraih suara 61 suara.

suara yang tidak sah tercatat sebanyak 311 suara dari mata pilih sebanyak 789, dan itupun sudah di sepakati dan sudah ditanda tangani berita acara oleh panitia penyelenggara saksi-saksi baik itu dari pihak syaipul Bahri maupun pihak Sihopni dan juga termasuk BPD, bahkan berita acarapun sudah di cap stempel.(Man)

KOMENTAR DISQUS :

TABEL LIGA

Top