Selasa, 17 September 2019 |
FokusJambi - Hukum & Kriminal

WARGA SAROLANGUN MINTA POLDA JAMBI TURUN TANGAN

Senin, 14 November 2016 | 15:18:58 WIB wib Dibaca: 935 Pengunjung

 

-p Terkait Pemalakan Penjabat Bupati Sarolangun

FOKUSJAMBI.COM, SAROLANGUN - Kasus pemalakan terhadap rombongan Penjabat Bupati saat meninjau infrastruktur pembangunan di Daerah Spintun Kecamatan pauh belum lama ini sempat menjadi viral dimedia masa, pasalnya oknum warga yang melakukan pemalakan tersebut menjadi sebuah ancaman bagi warga lain yang melintas dijalan itu, kenapa demikian, karna sampai hari ini menurut informasi yang didapat dari masyarakat melintas kegiatan pemalakan itu masih saja terjadi.

Salah seorang warga Sarolangun Agung Sutrisno yang merupakan pedagang sayur keliling mengaku resah dengan aktivitas pemalakan itu dengan cara memportal jalan menggunakan kayu dan bambu permanen.

"Saya sebetulnya sudah lama resah, karna sejak saya melintas jalan itu mereka selalu meminta uang dengan alasan perbaikan jalan, "Tutur Agung

Menurut agung, jika dirinya memberi uang  terhadap pelaku pemalakan otomatis pengeluaran dari pendapatan hasil dagangnya minim untuk kebutuhan keluarga dirumah.

"Kalau saya tiga kasih, saya diperlakukan semena mena oleh oknum warga pemalakan tersebut, "urainya

Keresahan ini juga dirasakan oleh Roni Simangunsong yang bekerja sehari hari mengumpul barang rongsokan yang selalu memasuki daerah tersebut.

"Apalagi saya, pekerjaan saya seperti ini tentu tidak seberapa hasilnya, belum lagi pengeluaran untuk bahan bakar minyak dan makan saya di perjalan ini, jika saya memberi kepada orang itu, bisa dikatakan saya mengalami kerugian yang besar, "Ujar Roni

"Seraya menambahkan pemalakan tersebut sudah berlangsung lama, dan jelas perihal itu sudah menjadi tindak kejahatan, Namun tidak ada tindakan hukum dari aparat penegak hukum, dalam hal ini Polres Sarolangun, "Sambungnya

Kendati demikian, dirinya berharap kepala Polisi Daerah (Kapolda) Jambi agar segera memerintahkan Polres Sarolangun untuk menindak tegas pelaku pemalakan dijalan itu, mengingat agar tidak terjadi korban pemalakan yang lainnya

"Pada Kapolda Jambi kami memohon agar dapat memerintahkan jajarannya untuk mengusut prilaku oknum warga yang melakukan pemalakan terhadap warga yang melintas di jalan tersebut, yang saya khawatirkan akan terjadi yang tidak kita inginkan, sebab mengingat daerah itu cukup sepi, yang jelas yang dilakukan oleh oknum warga yang meminta sejumlah yang saat melintas jelas merupakan tindak kejahatan, "Pintanya

Keresahan ini berawal dari terjadi pemalakan terhadap rombongan Penjabat Bupati saat melakukan kunjungan kerja pada hari Kamis pekan lalu, dimana Penjabat Bupati Sarolangun selaku pejabat negara dan unsur muspida dalam hal ini yakni kepala dinas Pekerjaan umum, kepala dinas Perkebunan dan kehutanan serta camat dan kades dicegat dengan cara menutup jalan dengan kayu dan bambu hendak menuju desa spintun.

Saat diminta untuk membuka portal tersebut sejumlah orang meminta uang dengan kisaran satu unit mobil Rp 100 personil, akibatnya terjadi cekcok mulut, dengan berbagai alasan rombongan Pj Bupati Sarolangun diperbolehkan untuk lewat, Namun naasnya sepulang dari kunjungan kerja para rombongan kembali dicegat dengan mobil jenis tab dengan cara melintangkan mobil tersebut yang tak jauh dari pintu portal dan oknum warga tersebut masih tetap bersikukuh meminta uang dengan alasan jalan yang dalam kondisi rusak mereka yang memperbaiki, akhirnya rombongan yang tak ingin ada hal yang tidak ingin terjadi maka camat dan kades memberikan sejumlah uang barulah portal dibuka. (Ajk)

 

KOMENTAR DISQUS :

TABEL LIGA

Top