Kamis, 24 Oktober 2019 |
FokusJambi - Peristiwa & Umum

Wah,, Eks Lokalisasi Pucuk Ternyata Masih Beroperasi

Selasa, 19 Januari 2016 | 11:19:29 WIB wib Dibaca: 804 Pengunjung

-p Petugas Gabungan Amankan 9 Wanita diduga PSK dan 1 Mucikari

Laporan Wartawan Fokus Jambi

FOKUSJAMBI.COM, JAMBI - Operasi Cipta kondisi yang digelar aparat gabungan TNI, polri dan Satpol PP Kota Jambi, Senin malam (18/01) di sejumlah titik objek vital di Kota Jambi berhasil mengamankan sebanyak 9 orang wanita diduga para PSK eks lokalisasi payosigadung pucuk.

Kesembilan wanita ini diamankan di dua tempat berbeda dalam eks lokalisasi payosigadung yang telah sempat ditutup Walikota Jambi tersebut. Selin sedang berkumpul dan tengah menunggu tamu, bahkan saat diamankan mereka juga ada yang sempat ngamar dengan pria hidung belang.

"Iya kami yang gerebek ada dua orang pasangan yang sempat lagi main di kamar. Awalnya mereka sempat menolak untuk kami bawa," ujar salah satu petugas yang ikut mengamankan.

Usai diamankan dan diangkut kedalam mobil patroli, lantas kesembilan wanita diduga PSK itu digelandang ke Mapolsek Kota Baru Jambi guna dilakukan pendataan serta proses lebih lanjut.

Kapolsek Kota Baru Jambi Kompol Nova SuryandaruKapolsek Kota Baru Jambi Kompol Nova Suryandaru menjelaskan, saat ini kesembilan wanita diduga PSK telah diamankan di mapolsek.

"Pria yang diduga sebagai mucikari juga ikut kita amankan inisialnya A," jelas Kapolsek.

Sebagai tindak lanjut, Nova menyebutkan mereka yang terjaring akan diserahkan kepihak Pol PP, terkait perda yang ada di Kota Jambi.

"Prostitusi ini terindikasi masih beroperasi di eks lokalisasi payosigadung ini terbukti ada sembilan orang wanita diduga PSK yang kita amankan dan pengakuan mereka sudah satu tahun di sana, mereka berasal dari luar Kota Jambi semua," timpal Kapolsek.

Seperti diketahui, saat ini jajaran kepolisian daerah Jambi terus menggencarkan operasi cipta kondisi. Razia digelar di titik objek vital yang dianggap rawan aksi kejahatan, selain di jalanan juga dilakukan di tempat keramaian maupun mall dan pusat perbelanjaan lainnya.

Kegiatan dilakukan di tempat dan waktu dan tidak ditentukan ini dalam rangka cipta kondisi menjelang pelantikan gubernur Jambi maupun antisipasi terorisme yang terjadi beberapa waktu lalu di Jakarta. Terkait kasus terorisme ini Kapolri  Jenderal Badrodin Haiti, pasca serangan terjadi juga telah memerintahkan agar masing-masing jajaran di wilayah untuk siaga satu. Antisipasi bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya serangan susulan dilakukan kelompok teroris, pasca teror bom yang terjadi di Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (14/1) lalu. (Uti)

KOMENTAR DISQUS :

TABEL LIGA

Top