Senin, 22 Juli 2019 |
FokusJambi - Daerah

ZOLA : SALAH SATU TUNTUTAN MASYARAKAT YANG MUNCUL SETELAH REFORMASI ADALAH PENYELENGGARAAN NEGARA YANG BERSIH DAN BEBAS DARI KKN

Senin, 07 November 2016 | 12:02:24 WIB wib Dibaca: 232 Pengunjung

 

FOKUSJAMBI.COM, KOTA JAMBI – Salah satu tuntutan masyarakat yang muncul setelah lahirnya gerakan reformasi adalah penyelenggaraan negara yang bersih dan bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN). Oleh karenanya, salah satu upaya yang dilakukan secara komprehensif adalah dengan melalui kebijakan reformasi birokrasi dengan melakukan pembenahan dan penguatan birokrasi dengan harapan melalui kebijakan tersebut akan melahirkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem birokrasi. Hal tersebut disampaikan Gubernur Jambi   H. Zumi Zola Zulkifli saat Pisah Sambut Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi yang diselenggarakan di rumah dinas Gubernur  pada Senin (07/11/2016) malam.

“Tentu saja pergeseran pandangan tersebut tidaklah semudah membalikkan telapak tangan, kebijakan tersebut harus disertai dengan upaya-upaya nyata dari setiap aparatur negara. Sehingga pada gilirannya, akan memberikan dampak terhadap peningkatan profesionalisme setiap aparatur negara untuk mewujudkan tata pemerintahan yang baik agar mampu mendukung keberhasilan pembangunan dibidang-bidang lainnya,” ujar Gubernur.

Berkaitan dengan hal tersebut, menurut Gubernur, maka untuk mencapai efektivitas dari reformasi birokrasi tersebut paling tidak secara simultan harus diupayakan pada tiga aspek, yaitu aspek kelembagaan, dimana reformasi dalam aspek ini diperlukan untuk menata ulang struktur organisasi yang tepat fungsi dan tepat ukuran sehingga mampu mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi secara efektif, efisien, transparan dan akuntabel serta lebih mengutamakan pelayanan kepada masyarakat. Kemudian aspek ketatalaksanaan, dimana reformasi dalam aspek ini diperlukan agar dalam pelaksanaan tugas dan fungsi baik itu yang sifatnya teknis, yuridis maupun administratif dengan tingkat keberhasilan kinerja yang terukur sesuai dengan prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik. Kemudian yang berikutnya adalah aspek sumberdaya manusia yang merupakan faktor penting karena aspek ini nantinya akan mengimplementasikan atau menggerakkan semua program reformasi birokrasi. “Untuk itu arah dari reformasi sumberdaya aparatur paling tidak diarahkan pada perubahan pola pikir, budaya kerja dan perubahan sikap dari setiap aparatur,” jelas Gubernur.

Ditambahkan Gubernur, sebagaimana diketahui bersama bahwa salah satu agenda prioritas pemerintah sebagaimana yang tertuang dalam Nawa Cita yakni memperkuat kehadiran negara dalam melakukan reformasi sistem dan penegakan hukum yang bebas korupsi, bermartabat dan terpercaya. “Oleh karenanya dalam konteks pencapaian pelaksanaan agenda pembangunan tersebut, kehadiran Kejaksaan semata-mata dilakukan untuk membela anak bangsa, mendukung program pemerintah khususnya dalam bidang penegakan hukum sekaligus mengawali keberhasilan pembangunan,” ucap Gubernur.

Dalam kesempatan tersebut Gubernur Zola juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada Bapak John Walingson, SH, MH dan selamat menjalankan tugas dan amanahnya di Provinsi Jambi. Sedangkan kepada Bapak Erbindo Saragih, SH, MH Gubernur Zola menyampaikan ucapan selamat jalan dan selamat bertugas ditempat yang baru. “Tidak lupa saya mewakili Pemerintah Provinsi Jambi dan juga Forkopimda mengucapkan terima kasih kepada Bapak Erbindo Saragih, SH, MH atas dedikasi yang telah bapak berikan selama bapak bertugas di Jambi. Selamat bertugas ditempat yang baru. Kami berharap, kami masyarakat Jambi telah memberikan warna dan kenangan tersendiri. Jadi dimanapun bapak dan ibu berada akan selalu ingat kepada kami di Jambi. Dan tentunya selamat datang kembali kepada Bapak Kepala Kejaksaan Tinggi yang baru Bapak John Walingson Purba, SH, MH dan ibu di Jambi. Kami tentu bersyukur bapak dipercaya bertugas di Jambi karena sebelumnya pernah bertugas di Jambi sebagai Wakajati. Pengetahuan dan pengalaman bapak tentang Jambi tentu menjadi hal yang positif. Kami Pemprov Jambi siap terus bersinergi dengan Kejaksaan dibawah kepemimpinan bapak,” pungkas Gubernur.

Sementara itu, Erbindo Saragih SH, MH beserta isteri berpamitan kepada Gubernur Jambi dan jajaran serta Forkopimda Provinsi Jambi selama setahun lebih dirinya menjabat Kajati Jambi. "Saya dan isteri berpamitan, semoga selama saya menjabat Kajati Jambi sudah membawa sinergitas dengan Pemerintah Provinsi Jambi dalam menunjang pembangunan. Saya juga mohon maaf atas kesalahan dan pergaulan selama saya di Jambi," ujarnya.

Sementara itu juga, dalam kesempatan tersebut John Walingson Purba, SH, MH beserta isteri memperkenalkan diri sebagai Kajati Jambi yang baru. Dirinya juga meminta agar jajaran SKPD dan para bupati/walikota se-Provinsi Jambi melakukan pendampingan dengan jajaran Kejati Jambi dalam percepatan program pembangunan. "Kejati Jambi kini memiliki dimensi hukum lebih kepada pencegahan, bukan lagi untuk memenjarakan pejabat sebanyak-banyaknya, sehingga pemerintah bisa bersinergi dengan jajaran Kejati Jambi melakukan pendampingan dalam penyusunan program sehingga tidak menyalahi hukum. Hal ini penting karena sesuai dengan anjuran Bapak Presiden RI Joko Widodo kepada Gubernur, Kapolda dan Kejati se-Indonesia," tuturnya.

Dalam acara ini juga dilakukan pemberian cinderamata kepada bapak Erbindo Saragih, SH, MH dan pemberian ucapan selamat jalan serta kemudian juga pemberian ucapan selamat datang kepada Kajati baru bapak John Walingson Purba, SH, MH. 

Turut hadir dalam acara Pisah Sambut ini Wakil Gubernur Jambi beserta isteri, Ketua DPRD Provinsi Jambi beserta isteri, para anggota Forkopimda Provinsi Jambi, Sekretaris Daerah Provinsi Jambi beserta isteri, Ketua Pengadilan Tinggi Jambi atau yang mewakili, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Jambi, Wakapolda Jambi, para bupati/walikota se-Provinsi Jambi beserta isteri, para Kepala SKPD Lingkup Pemerintah Provinsi Jambi serta para undangan lainnya. (Hms)

 

KOMENTAR DISQUS :

TABEL LIGA

Top