Senin, 19 Agustus 2019 |
FokusJambi - Advetorial - Pemerintahan

Wacana Revisi UU Lalu Lintas Nomor 22 Tahun 2009 Belum Perlu Untuk Direvisi

Kamis, 12 April 2018 | 16:04:07 WIB wib Dibaca: 432 Pengunjung

FOKUSJAMBI. COM ,JAMBI - Wacana  DPR RI yang akan merencanakan untuk merevisi Undang – Undang No 22 Tahun 2009, Tentang Lalu Lintas dan  angkutan Jalan yang mengakomodir kendaraan roda dua sebagai tranportasi angkutan umum perlu ada kajian mendalam, karena hal itu perlu proses yang cukup panjang,

Berbagai upaya yang telah dilakukan dari pihak kepolisian di satlantas polresta jambi dalam hal Satuan Lalu lintas dan bersama stakholder lainnya dilapangan memang telah mampu dalam upaya  meminimalisir lakalantas di lapangan, Baik melalui sosialisasi dan tindakan,

Seperti diketahui dalam Undang  Undang No 22 Tahun 2009, sudah jelas mengatur beberapa pasal lyang menjelaskan tentang norma angkutan umum. Jadi tidak perlu dirasa untuk melakukan revisi Undang – Undang tersebut,

Menurut kasubnit dikyasa satlantas polresta jambi,ipda sarno mengatakan, wibawa sebuah undang undang no 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan,menurut nya belum perluh dilakukan revisi karna undang undang tersebut telah berjalan selama sembilan tahun lebih, tanpa kendala apa pun dilapangan jadi menurut saya kenapa mesti dirubah lagi,dan menurut nya apakan jika direvisi akan lebih baik lagi, ucap kasubnit sarno,

Dan kalau menurut saya undang undang nomor 22 tahun 2009 belum perlu untuk direvisi, karna yang diperlukan saat ini adalah, tentang peraturan pelaksanaan nya serta komitmen semuah pihak, dalam penerapan dan penegakan. Dalam undang undang nomor 22 tahun 2009 tersebut, serta bagaimana cara penindakan nya dilapangan ungkap ipda sarno

Bukan seharusnya dilakukan revisi dalam undang undang tersebut, karna selama ini undang undang itu telah berjalan selama ini ucap sarno

Menanggapi hal tentang adanya wacana revisi dalam undang undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan  angkutan jalan juga membuat pihak dari akademisi fakultas hukum syariah  universitas islam negeri jambi angkat bicara,kamis,(12/4/2018) 

Yang mana para pihak akademisi ini yang diwakili oleh,

1. DR.A.A.MiftahMiftah (dekan fakultas hukum)
2.DR, Rahmi Hidayanti, ( wakil dekan II)
3.Drs.Ulil amri(kabag tu)
4.Al.Husni.M.HIHI ( kajur HES)
5.DR.H.Umar yusuf(dosen tetap) mengatakan bahwa wacana revisi undang undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan,tidak perlu dilakukan revisi karna masih relevan dan berguna untuk kemaslahatan umat, Karna hal utama yang perlu dilakukan adalah komitmen bersama untuk melaksanakan isi dari undang undang tersebut sesuai tupoksi masing masing, karna dalam melakukan revisi sebuah undang undang itu sangat memerlukan biaya yang besar, yang mana menurut kami lebih baik digunakan untuk hal lain dibidang lalu lintas, tutup para akademisi hukum ini.(man)

KOMENTAR DISQUS :

TABEL LIGA

Top