Senin, 22 Juli 2019 |
FokusJambi - Hukum & Kriminal - Peristiwa & Umum - Daerah

Video Tidak Senonoh Moneng Dan Amir Beredar Luas

Selasa, 05 April 2016 | 13:11:52 WIB wib Dibaca: 4372 Pengunjung
adegan foto tidak senonoh pelajar smk sarolangun yang beredar

p- Diduga Anak SMK Singkut

FOKUSJAMBI.COM, SAROLANGUN – Dunia Pendidikan Kabupaten Sarolangun kembali tercoreng dengan beredarnya 2 video tidak senonoh anak Singkut yang masing-masing berdurasi 1 menit 30 detik dan 1 menit 6 detik.

Dalam Video itu keduanya terlihat tengah asyik melakukan pemanasan sebelum melakukan hubungan intim bak orang dewasa, wanita dengan menggunkan celana pendek hitam putih dan baju seksi warna hitam menundukkan kepalanya mengarahkan kepada (maaf) alat vital pria. 
Dan video itu sudah tersebar luas di tengah masyarakat Kecamatan Singkut. Bahkan video itu bukan hanya beredar di kalangan warga saja, namun banyak tersebar juga di kalangan para pelajar.

Dalam adegan seperti orang dewasa, tampak jelas para pelaku sudah sangat lihai dalam melakukan adegan Karaoke, Pemeran pria yang merekam adegan tersebut sepertinya di dalam ruang tamu rumahnya.

Sejumlah warga Singkut mengaku mengenal pemeran adegan tidak senonoh tersebut, yang sudah beredar luas itu.

"Kami tahu yang perempuan panggilannya OG, sementara yang pria kami kenal panggilannya AM. Kami resah, hingga kini tidak ada tindakan apapun terhadap mereka," kata Herman, warga Pasar Singkut.

Hingga saat ini kedua pelaku masih melenggang bebas di Desa Bukit Murao, namun anehnya mereka tidak tersentuh hukum.

"Para pelaku masih berada di Desa Bukit Murao. Perbuatan mereka merusak moral, tetapi anehnya tidak tersentuh hukum," tambahnya.

Keduanya diketahui bersekolah di SMK di daerah tersebut. Warga minta para pelaku nya dihukum yang setimpal.

"Kami minta mereka diberi sanksi. Warga sudah resah. Video itu telah banyak menyebar di kalangan pelajar Singkut. Anak-anak SMP juga banyak yang punya rekamannya," tegasnya.

Terpisah Kadisdik Sarolangun Lukman mengatakan jika pemeran video tidak senonoh yang masih berstatus pelajar harus ditindak. Mereka sudah merusak moral.

" Kalau memang mereka itu masih pelajar, kita minta sekolahnya segera menindak lanjuti dan ambil tindakan. Perbuatan mereka merusak moral para anak didik kita," tegasnya.

Dirinya juga menyayangkan jika keduanya tidak dibina. Pengawasan dari orang tua juga harus terus dilakukan.

" Peran orang tua wajib dilakukan. Jangan sampai melepas anak tanpa kontrol lagi di masa mendatang," tandasnya.(Man)

KOMENTAR DISQUS :

TABEL LIGA

Top