Rabu, 22 Mei 2019 |
FokusJambi - Sosial & Budaya

UMAT BUDDHA SE-SUMATERA AKAN RAYAKAN WAISAK DI CANDI MUARO JAMBI

Kamis, 24 Mei 2018 | 21:04:21 WIB wib Dibaca: 3440 Pengunjung

FOKUSJAMBI.COM, KOTA JAMBI - Puncak Perayaan hari raya Waisak 2018 Tahun ini akan dilaksanakan pada Selasa (29/05/2018) dikawasan komplek percandian muaro jambi. Peringatan waisak Se Sumatera itu mengambil tema harmoni dalam kebhinekaan untuk memperkokoh persatuan bangsa.

Bekerjasama dengan persatuan umat Budha jambi dan juga Pemerintah Provinsi Jambi, kegiatan hari raya waisak ini akan dilaksanakan dengan skala nasional, tujuannya selain memperingati hari raya waisak juga untuk memajukan dan memperkenalkan pariwisata candi muaro jambi agar dapat dikenal lagi di kanca nasional dan juga international.

Ketua umum Perkumpulan umat Budha jambi, Rudy Zhang mengatakan hari raya Waisak merupakan hari suci agama Budha, juga dikenal dengan nama visaka puja atau buddha purnima di india, saga dawa di tibet, vesak di malaysia dan singapura, visakha bucha di thailand, dan vesak di srilanka yang mana nama ini diambil dari bahasa pali" wesakha yang pada giliran nya juga terkait dengan waisakha yang diambil dari bahasa sanskerta yang di beberapa tempat disebut sebagai hari budha.

Waisak dirayakan pada bulan mei pada waktu terang bulan(Purnama sidhi) yang mana untuk memperingati tiga peristiwa penting dalam kehidupan buddha gotama yaitu, Lahirnya pangeran siddharta ditaman lumbini pada tahun 623.SM, pangeran siddharta mencapai penerangan agung dan menjadi buddha di buddha gaya pada usia 35 tahun pada tahun 588.S.M, buddha gautama parinibbhana(Wafat) di kusinara pada usia 80 tahun pada tahun 543.S.M.

"Tiga peristiwa penting ini dinamakan Tri Suci waisak, waisak telah ditetapkan sebagai hari libur nasional berdasarkan kepres nomor 3 tahun 1983 tanggal 19 januari 1983,"ungkap Rudy Zhang.

Peringatan Tri suci waisak ini rutin dilaksanakan setiap tahunnya oleh Vihara-vihara dan umat buddha di jambi dan tahun ini kami mengadakan perayaan waisak Se sumatra.

"ini juga di dukung oleh vihara-vihara yang ada dijambi dan juga termasuk organisasai kemasyarakatan yang ada di jambi karena ini merupakan kegiatan yang positif dan kami juga dapat mengklaim bahwa provinsi jambi yang pertama di indonesia melakukam kegiatan waisak bersama yang di dukung dan di support oleh seluruh vihara dan juga organisasi kemasyarakatan yang ada di jambi,"Sambung Rudi.

Sebelum puncak perayaan Waisak, berbagai rangkaian telah dilakukan, diantaranya adalah pengambilan air suci dan diambil langsung dari danau gunung tujuh kabupaten kerinci.

"pada hari sabtu(26/05/2018) besok kami akan mengambil api abadi di sungai gelam kabupaten muaro jambi, dan juga kegiatan ini di dukung dan di support oleh pemprov jambi khususnya dinas pariwisata provinsi jambi,"Ujarnya.

Puncak perayaan Waisak akan dilaksanakan pada hari selasa (29/5/2018) dengan berbagai Kegiatan doa bersama untuk kedamaian NKRI, dan juga ada kesenian baik dari kesenian asli jambi dan kesenian sendratari yang akan dikemas dengan teknologi terbaru dan juga pelepasan seribu lampion.

Pada Perayaan Waisak Se-Sumatera juga nannti akan mengundang dan menghadirkan Menteri agama republik indonesia beserta jajaran, Kementrian pariwisata, bikhu, sangha sebanyak lebih kurang 80 orang berasal dari indonesia dan dari negara bhutan dan thailand dan target peserta sebanyak kurang lebih 5000 orang.

"saat ini yang sudah ada lebih kurang 2000 peserta yang akan hadir,"tutup Rudy.(Man)

KOMENTAR DISQUS :

TABEL LIGA

Top