Senin, 23 September 2019 |
FokusJambi - Politik Praktis

Tantowi Jauhari Dianggap Layak Jadi Ketua DPRD 2019

Jumat, 28 Juni 2019 | 09:03:05 WIB wib Dibaca: 96 Pengunjung

FOKUSJAMBI.COM, SAROLANGUN,- Dari hasil Rekapitulasi KPUD Sarolangun, bahwa Partai Golkar menjadi pemenang Pileg 2019 di Kabupaten Sarolangun dengan peroleh 8 kursi. Tentu saja, yang akan menjabat ketua DPRD Sarolangun mendatang yakni kader Golkar. 

Namun siapa yang terpilih menjabat sebagai Ketua masih jadi tanda tanya, informasi yang beredar ada nama Fachrul Rozi yakni Mantan Wakil Bupati Sarolangun Periode 2011-2016, ada juga nama Tantowi Jauhari yang akrab disapa Bang Iton.

Terkait dengan perihal ini, Ketua Pengurus Kecamatan (PK) Golkar Singkut Sumardayan Ketika dikonfirmasi sejumlah awak media mengatakan semua yang terpilih menjadi anggota DPRD Sarolangun merupakan kader- kader terbaik dari partai Golkar, hanya saja, untuk menjadi ketua DPRD mendatang, harus di ajukan yang terbaik dari yang baik.

"Semua kader Golkar itu bagus, tapi kan harus mengikuti aturan partai, secara pribadi, saya melihat Tantowi Jauhari layak menjadi ketua DPRD Sarolangun periode 2019-2024 mendatang. Dengan alasan, selain ia meraih suara terbanyak, ia juga menjabat sebagai pengurus inti di DPD II Golkar Kabupaten Sarolangun, yakni menjabat sebagai Sekjen, "kata Sumardayan.

Tidak hanya itu saja, Menurut Sumardayan Tontawi Jauhari berpengalaman di DPRD Sarolangun, menggingat dirinya masuk ke empat kali nya terpilih, tentu saja hal tersebut menjadi bahan pertimbangan untuk diberi dukungan, karna sudah mengerti dan paham dengan situasi di DPRD Sarolangun.

"Kita memberi dukungan kepada Tontawi Jauhari bukan tanpa alasan, selain memang sudah teruji dalam hal lobi- lobi dan ulet, beliau juga 10 tahun menjadi kader terbaik partai Golkar, dan saat ini menjabat sebagai Sekjen. Artinya, bukan masalah senang dan tidak senang dengan kader lain, tapi poin-poin yang ada memang menjadi penunjang jika beliau layak untuk memimpin DPRD Sarolangun berikutnya, "Tuturnya

Ditempat terpisah, Hasan Azari ketua PK Golkar kota Sarolangun saat dikonfirmasi terkait siapa yang layak menjadi ketua DPRD Sarolangun mendatang ia menjelaskan, jika mengacu pada tahun- tahun sebelumnya, bahwa aturan di partai Golkar, yang diajukan untuk menjabat sebagai unsur pimpinan di DPRD Sarolangun saat partai menjadi pemenang, yakni mengaju pada siapa yang memperoleh suara terbanyak, apakah dia menjadi penggurus partai dan berapa lama dia menjadi kader partai.

"Untuk aturan saat ini, yang pastinya saya tidak tahu secara utuh, tapi jika melihat secara aturan sebelumnya, yang diajukan itu siapa yang mendapat suara terbanyak, apakah dia penggurus partai dan berapa lama menjadi kader partai. Salah satu contoh, seperti sebelumnya Amir Mahmud yang saat ini menjadi sebagai Wakil Ketua DPRD Sarolangun, beliau diajukan menjadi unsur pimpinan karna pernah menjabat sebagai sekretaris PK Air Hitam,"jelasnya.

Saat disinggung siapa nama yang layak dan memenuhi kriteria seperti aturan sebelumnya, Hasan Azari menjawab secara datar, bahwa siapa pun yang diajukan menjadi ketua DPRD Sarolangun dari partai Golkar mendatang, dirinya selaku ketua PK kota Sarolangun siap memberi dukungan

"Siapa pun yang diajukan dan di pilih, kami siap memberi dukungan, namun sepengetahuan saya jika melihat dari aturan sebelumnya, partai Golkar selalu mengusulkan nama melihat dari suara terbanyak, menjabat pengurus partai dan berapa lama menjadi kader Golkar,"pungkasnya.

Sementara itu, dari data yang diperoleh awak media dilapangan dan mengaju pada aturan yang ada, nama Tontawi Jauhari di prediksi sebagai calon tunggal yang layak untuk menjabat sebagai ketua DPRD Sarolangun periode 2019-2024 mendatang. Sebab, Tantowi Jauhari meraih suara terbanyak pada Pileg 17 April mendatang dengan jumlah suara sebanyak 3.878, kemudia saat ini menjabat sebagai Sekjen DPD II partai Golkar serta sudah sepuluh tahun lebih menjadi kader terbaik partai Golkar Kabupaten Sarolangun.(Ajk)

KOMENTAR DISQUS :

TABEL LIGA

Top