Kamis, 22 Agustus 2019 |
FokusJambi - Daerah

TAK TERIMA KADES BARU, KANTOR DESA DI GEMBOK

Rabu, 11 Januari 2017 | 16:34:50 WIB wib Dibaca: 277 Pengunjung
ilustrasi

 

FOKUSJAMBI.COM, SAROLANGUN - Permasalahan Desa Pelawan Jaya sampai sekarang sepertinya belum selesai dengan menangnya H Arifin, Kades terpilih yang sah memenangkan Pilkades melalui tuntutannya di PTUN Jambi, kenapa demikian Dikarenakan Kantor Desa Pelawan Jaya yang seharusnya terbuka untuk pelayanan masyarakat Pelawan Jaya digembok (dikunci) oleh Subandrio merupakan Kades yang dilantik di ruang pola kantor Bupati sebelum Arifin memenangkan gugatannya di PTUN Jambi.

“Kantor Desa masih digembok (dikunci), motor dinas dan seluruh inventaris desa lainnya hingga kini belum diserahkan oleh Subandrio kepada saya,” ucap H Arifin Kepala Desa (Kades)Pelawan Jaya kemarin.

Tidak hanya itu saja Arifin juga menyebutkan, penahanan aset Desa tersebut sudah berlangsung lama, sehingga Pihaknya nenyurati Camat Pelawan, Pj Bupati Sarolangun, Kepala BPMPD dan Kapolsek, untuk menyelesaikan persoalan tersebut, namun permasalahan sampai detik ini juga belum terselesaikan.

“Saya sudah melapor ke Pj Bupati, Camat Pelawan, Kapolsek dan BPMPD, tapi sampaisekarang permasalahan belum juga selesai” tambah Arifin.

Kendati demikian, akibat tindakan Subandrio, pelayanan kepada masyarakat Desa Pelawan Jaya menjadi terhambat, dan untuk melakukan pelayanan terhadap masyarakatnya, Arifin terpaksa melayani dirumah pribadainya.

"Karena itu pelayanan masyarakat terhambat, urusan desa saya kerjakan tidak di kantor," urainya.

Dilanjutkan Arifin, penahanan aset desa ini telah berlangsung selama tiga bulan, terhitung sejak dia dilantik pada tanggal 10 Oktober 2016 silam. Saat itu diketahui gugatan Arifin dikabulkan PTUN Jambi dan membatalkan SK Subandrio yang telah dilantik sebelumnya.

"Sejak Saya dilantik, sampai hari ini seluruh inventaris desa belum juga diserahkan," imbuhnya.

Sementara itu Camat Pelawan Syamsurizal membenarkan adanya aset desa seperti kunci kantor desa, motor dinas dan aset lainnya yang masih ditahan oleh Kades sebelumnya, Subandrio.

"Kita tidak mau ambil paksa, kita sudah surati Subandrio sudah tiga kali, yang keempat sudah dipanggil ke kantor. Tapi dia tetap tidak mau mengembalikannya," kata Camat, seraya menyebutkan Subandrio menuntut kembali, atas kemenangan Arifin. "Dia kan sedang mengugat kembali.Maksud saya kembalikan dulu aset, jika menang nanti kanbisa diambil kembali. Kalau begini mengganggu pelayanan," tambah Camat.

Sementara itu, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dna Pemerintahan Desa (BPMPD, Zaidan tidak menjawabketika dihubungi melalui via telepon selularnya.(Ajk)

 

KOMENTAR DISQUS :

TABEL LIGA

Top