Rabu, 15 Agustus 2018 |
FokusJambi - Peristiwa & Umum

SIPUHH DI BLOKIR, 250 KARYAWAN CV.PANGI MANDIRI TUNTUT KEADILAN KE KANTOR BPHP JAMBI

Selasa, 05 Juni 2018 | 18:43:42 WIB wib Dibaca: 188 Pengunjung

FPKUSJAMBI.COM, JAMBI - Puluhan Massa dari desa Kampung limo, kecamatan pangkalan jambu, kabupaten merangin di dampingi Himpunan Mahasiswa Jambi Merangin, Aliansi Masyarakat Merangin, Mahasiswa Jambi Jakarta dan Pekerja CV.Sinar Pangi, Selasa (05/06/2018) siang melakukan aksi di Kantor KLHK Direktorat Jendral Pengelolaan Hutan Produksi Lestari Balai Pengelolaan Hutan Produksi (BPHP)Wilayah IV Jambi.

Puluhan massa menggelar aksi untuk menuntut dan mempertanyakan kepada KLHK Direktorat Jendral Pengelolaan Hutan Produksi Lestari BPHP Wilayah IV Jambi terkait atas pemblokiran terhadap SIPUHH Log Hutan Hak Muhammad Nur, yang mana pemblokiran yang dilakukan terhadap SIPUHH Log Hutan tersebut sudah berjalan kurang lebih 2 bulan lamanya.

Dalam aksi yang di komandoi Muhammad iqbal tersebut, juga menuntut pertanggung jawaban atas pemblokiran SIPUHH hutan atas hutan dan Hak Muhammad Nur adalah Murni tanggung jawab dari Kepala BP2HP Wilayah IV Jambi yaitu Saudara Ir. M Fahmi.

"Atas pemblokiran SIPUHH itu Ada sekitar 250 karyawan di perusahaan itu sudah tidak bekerja lagi apalagi saat ini mau lebaran mau gajian tidak ada duit, sementara di perusahaan itu mata air kami, jadi kami kesini meminta agar blokir sipuhh online tersebut di buka kami tidal ingin diingkari janji lagi, sampi dua bulan kami Pak,"ujar Robbani salah satu karyawan CV SINAR Pangi kepada awak media disela orasi itu.

Robani menuturkan, pemblokiran terhadap Sipuhh online tersebut dianggap sepihak saja, tanpa ada konfirmasi dan tanpa adanya surat peringatan terdahulu.

"Dari kesalahan yang dijelaskan orang balai yaitu kami menjual kayu ada pembeli kayu kemudian memakai izin saomil si A yang ada dijawa tengah kemudian kayu teraebut tidak samapai si Saomil si A kayunya malah dibawa ke tempat yang illegal, trus kami yang disalahkan kemudian SIPUHH Online di blokir tanpa sebab jadi memutuskan hukum sepihak disitulah ke kecewaan kami,"keluhnya.

Sementara terpantau dalam orasi yang mendapatkan pengawalan puluhan aparat kepolisian tersebut sempat diwarnai kericuhan, dimana para massa yang berorasi merasa tak di temui oleh pihak BP2HP Wilayaj IV tersebut.

Aksi yang memanas itu akhirnya dapat teredam setelah perwakilan pihak Balai untuk menemui pendemo dan melakukan negoisasi, hingga beberapa orang perwakilan dari pendemo dipersilahkan masuk.

Kasi Pemantau dan Evaluasi Hutan Produksi Sodiq yang menemui para pendemo, mengatakan pemblokiran SIPUHH online merupakan kewenangan pusat.

"Bisa jadi (pemblokiran, red) karena yang bersangkutan tidak melakukan penata usaha sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ujarnya.

Sementata dalam audience bersama beberapa perwakilan memutuskan untuk mengabulkan permintaan massa yang kurang kebih 100 orang untuk membuka blokir tersebut selambat-lambatnya hari jum'at (08/06) akan tetapi masa tidak terima, karena hari tersebut sudah memasuki waktu terakhir dinas,dan massa mengultimatum untuk selambat-lambatnya hari kamis,(07/06) pukul 12.00 WIB.

Akhirnya sepakat dengan membuat kesepakatan yang di tanda tangani di atas materai 6000, apabila tidak terpenuhi maka Saya Sodiq Kasi Pemantau dan Evaluasi Hutan Produksi siap mundur ataupun di copot dari Jabatan saya dan siap mundur dari PNS.

Setelah adanya kesepakatan, dan tinggal menunggu hasil negoisasi puluhan massa yang berorasi itu dengan tertib membubarkan diri.(Man)

KOMENTAR DISQUS :

TABEL LIGA

Top