Kamis, 18 Juli 2019 |
FokusJambi - Hukum & Kriminal

SINDIKAT PENJUALAN SATWA LANGKA DI TANGKAP POLDA DAN BKSDA JAMBI

Kamis, 20 Oktober 2016 | 11:18:41 WIB wib Dibaca: 514 Pengunjung
kapolda jambi brigjen pol Yazid Fanani saat menunjukan barang bukti satwa dilindungi yang berhasil diamankan



FOKUSJAMBI.COM, JAMBI - Pihak kepolisian daerah jambi dan BKSDA provinsi jambi menangkap Pelaku Penjualan Satwa langka. Dari tangan pelaku EK warga telanaipura ini juga turut diamankan sebanyak 3 Lembar Kulit Buaya Muara sepanjang 5 meter, 2 Kulit Harimau Serta serta 2.600 lembar kulit ular dan biawak.

Kapolda Jambi Brigjen Pol Yazid Fanani
Dalam keterangan Persnya, Kamis pagi (20/10) mengatakan, penangkapan ini dilakukan oleh penyidik Subdit IV Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jambi bekerja sama dengan Pihak BKSDA, di Jalan Mayjen Sutoyo, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi, pada Selasa (18/10) lalu.

"Aktivitas tersangka ini sudah lama kita lakukan pemantauan," terang kapolda kepada sejumlah wartawan.

Hasil pemeriksaan sementara polisi, diketahui barang bukti yang diamankan dengan jumlah nilai bila di uangkan mencapai Rp 1 milyar lebih, dan kulit satwa di lindungi ini ada yang memasok barang bukti kepada tersangka, Sementara tersasangka dan barang bukti masih dalam pengembangan.

"Untuk tersangka merupakan sindikat, saat ini baru satu tersangka yang diamankan," tegasnya.

Guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut Polda jambi dan pihak BKSDA provinsi jambi masih mendalami kasus sindikat penjualan satwa dilindungi tersebut.

Atas perbuatanya tersangka juga akan disangkanan dalam Pasal pasal 21 ayat (2) huruf D jonto pasal 40 ayat (2) Undang-undang Nomor 5 tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya jonto pasal 55 ayat 1 ke KUHP dan pasal 21 Ayat (2) huruf D memperniagakan, menyimpan atau memiliki kulit, tubuh atau bagian lain satwa yang dilindungi atau barang-barang yang dibuat. Dari bagian tersebut atau mengeluarkanya dari suatu tempat di indonesia ke tempat lain didalam atau diluar indonesia. Barang siapa dengan sengaja melakukan pelanggaran terhadap ketentuan. Sebagaimana dimaksud dalam pasal 21 ayat (2) dipidana dengan penjara paling lama 5 (lima) tahun dan denda paling banyaj 100 juta. (Uti)

KOMENTAR DISQUS :

TABEL LIGA

Top