Selasa, 15 Oktober 2019 |
FokusJambi - Teknologi & Inet

SAROLANGUN MILIKI INSTALASI PENGOLAHAN TINJA

Rabu, 14 Desember 2016 | 12:32:03 WIB wib Dibaca: 950 Pengunjung
ilustrasi

FOKUSJAMBI.COM, SAROLANGUN -  Kabupaten Sarolangun resmi memiliki Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT).  di Dinas Tata Kota Kebersihan dan Pertamanan (Distaksiman) Kabupaten Sarolangun dilakukan serahterima sarana dan prasarana IPLT dari Kementerian PU dan Pera kepada Pemkab Sarolangun yang baru saja selesai dibangun di Kecamatan Pelawan.


Penjabat Bupati Sarolangun Arief Munandar, SE, kepada wartawan usai serahterima mengatakan, instalasi pengolahan lumpur tinja adalah instalasi pengolahan air limbah menerima lumpur tinja melalui mobil (truk tinja). IPLT dirancang untuk mengolah lumpur tinja agar tidak lagi membahayakan bagi kesehatan masyarakat dan lingkungan sekitarnya.

Menurut Pj Bupati IPLT dibangun menggunakan dana APBN tahun 2016 melalui Kementerian PU dan Pera dengan kapasitas 8 meter kubik perhari. Setalah pembangunan selesai sarana dan parasarana IPLT diserahkan ke pemerintah daerah dan selanjutkan dikelola oleh Pemkab.

‘’IPLT di Kecamatan Pelawan satu-satunya di Kabupaten Sarolangun,’’ ungkapnya.

Menurut Pj Bupati limbah tinja ini tak bisa dianggap enteng dan saat ini sudah menjadi persoalan serius, sebab kalau dibiarkan menjadi bom waktu yang bisa merusak lingkungan.

selama ini, limbah tinja rumah tangga belum diperhatikan, bahkan satu rumah tangga selama puluhan tahun tak pernah menyedot lumpur tinja dalam septitank, akibatnya lumpur tinja terserap ke dalam tanah.

‘’Pembuangan lumpur tinja yang bukan pada tempatnya, selain dapat membuat pencemaran lingkungan juga sangat berbahaya bagi manusia. Sebab dalam tinja terdapat bakteri berbahaya. Jika tidak diperhatikan dengan baik pembuangan tinja di sembarang tempat dapat menjadi masalah serius,” terangnya.

Bakteri dalam tinja dapat menghasilkan racun yang cukup berbahaya. Ini bisa menyebabkan kondisi serius bagi tubuh manusia.

“Maka dari itu penanganan lumpur tinja sangat perlu untuk diperhatikan,” paparnya.

Instalasi pengolahan lumpur tinja lanjutnya, adalah instalasi pengolahan air limbah menerima lumpur tinja melalui mobil (truk tinja). IPLT dirancang untuk mengolah lumpur tinja agar tidak lagi membahayakan bagi kesehatan masyarakat dan lingkungan sekitarnya.

Pada IPLT ini terdapat beberapa tangki dan kolam. Limbah akan diolah mulai dari kolam Anaerobik untuk menguraikan limbah organik, hingga mencapai kolam maturasi yang merupakan tahap terakhir dari kolam stabilisasi.

‘’Untuk mencegah dan mengurangi kontaminasi tinja terhadap lingkungan, maka pembuangan kotoran manusia harus dikelola dengan baik. Pembuangan kotoran harus di suatu tempat tertentu seperti jamban. Jamban juga harus tidak mengotori permukaan tanah di sekelilingnya. Tidak mengotori air dan tidak dapat terjangkau oleh serangga terutama lalat dan kecoa, bebernya. (Ajk)

KOMENTAR DISQUS :

TABEL LIGA

Top