Senin, 19 Agustus 2019 |
FokusJambi - Peristiwa & Umum - Daerah

SADIS, JANDA MUDA BUANG BAYI HASIL HUBUNGAN GELAP KESUMUR TUA

Selasa, 21 Maret 2017 | 09:53:39 WIB wib Dibaca: 2552 Pengunjung
Lokasi Ditemukan mayat bayi yang dibuang

FOKUSJAMBI.COM, SAROLANGUN – Entah apa yang ada dibenak seorang janda muda berinisial NM (30) warga desa Bukit Suban, Kecamatan Air Hitam, tega membuang bayi yang tak berdosa ke sumur tua, dari pengakuannya bayi yang dibuang kedalam sunur merupakan hasil hubungan gelapnya dengan seorang pemuda.

Bayi perempuan yang baru berumur empat hari itu ditemukan oleh warga di dalam sumur di kebun sawit di desa setempat pada 11 Maret lalu. Berawal pada 10 Maret seorang warga, Tugimin mendapat SMS dari orang tak dikenal.

SMS yang dikirim ke ponsel milik Tugimin, meminta agar Tugimin pergi ke sumur yang berada di dalam kebun sawit di desa Bukit Suban. Mendapat SMS tersebut, pada Sabtu (11/03) Tugimin mendatangi sumur yang dimaksud.

Di dalam sumur, saksi melihat ada bungkusan kain. Untuk mengangkat bungkusan kain itu, saksi lalu memanggil warga lainnya.

Setelah diangkat ternyata di dalam bungkusan kain tersebut terdapat seorang bayi wanita. Penemuan bayi munggil yang sudah tak bernyawa itu lalu dilaporkan ke perangkat desa setempat.

Anggota Polsek Air Hitam yang mendapat informasi tersebut lalu mendatanggi TKP. Oleh polisi bayi tersebut kemudian dibawa ke Puskemas.

“Setelah itu bagian reskrim melakukan cek TKP ulang dan memeriksa saksi-saksi,” kata Kapoles Sarolangun, Senin (20/03).

Setelah dilakukan penyidikan, akhirnya diketahui orang tua bayi malang itu. Orang tua bayi juga merupakan pelaku yang membuang bayi tersebut.

“Kini pelaku yang merupakan orang tua bayi tersebut telah kita amankan,” ungkapnya.

Disebutkannya, berdasarkan keterangan pelaku dirinya tega membuat darah dagingnya karena panik dan malu. Sebab bayi tersebut merupakan hasil hubungan gelapnya dengan seorang pemuda.

“Saat mengandung selama sembilan bulan, tersangka juga menutupi kandungannya dari warga dan keluarganya,” jelas Kapolres.

Ditemui di Mapolres, Janda atas nama Norma Binti Firman yang telah dua tahun pisah dengan suaminya ini tertunduk lesu. Bagian Jilbab yang dikenakannya tak pernah lepas untuk menutupinya.

Hanya beberapa patah kata dia menjawab pertanyaan sejumlah wartawan. Namun dia mengakui perbuatannya tersebut.

“iya saya buang lantaran malu dan ingin menutupi aip Karena itu merupakan hasil hubungan gelap saya dengan pacar, ”akunya.

Tak sampai disotu saja, ia juga mengakui ayah dari bayi yang dibuang merupakan seorang pemuda yang statusnya bujangan merupakan warga Mentawak Ulu, anehnya selama memgamdung sembilan bulan ia 

selalu menutupi kandungannya dengan pakaian gamis yang berukuran besar, sehinggan masyarakat tudak busa mengetahuinya. 

“Keluarga dan warga tidak ada yang tahu saya mengandung, sebab saya selalu menggunakan bajubukuran besar, ”pungkastnya

saat ditanya proses melahirkan bayi hasil hubungan gelapnya, ia juga mengaku kalau dirinya melahirkan di kesiaman kakeknya yang cukup jauh dari rumah orang tuanya.

"saat melahirkan tidak ada yang bantu, saya sendiri, dan itu didalam kamar dirumah kakek saya saat malam hari, "Jelasnya (Ajk)

 

KOMENTAR DISQUS :

TABEL LIGA

Top