Rabu, 22 Mei 2019 |
FokusJambi - Peristiwa & Umum

SAD Butuh Kebun di Bandingkan Rumah

Selasa, 31 Maret 2015 | 17:39:36 WIB wib Dibaca: 361 Pengunjung
ilustrasi Dok : FokusJambi

FOKUSJAMBI.COM, JAMBI - Gubernur Jambi Hasan Basri Agus (HBA) menyebutkan, bahwa Suku Anak Dalam (SAD) yang mempunyai budaya melangun atau berpindah-pindah, para SAD menolak di buatkan rumah, melainkan hanya membutuhkan kebun untuk kelangsungan hidupnya.

"Mentri Sosial tanya, kalau di kasih rumah mau tidak, mereka jawab kami tidak butuh rumah, yang butuh adalah kebun," kata HBA usai menghadiri Sarasehan UNDP REDD, selasa (31/03).

Lanjutnya, apabila mereka para SAD tidak mau di buatkan rumah, Mensos akan memenuhi kebutuhanya seperti pihak mensos akan berkomunikasi dengan pihak HTI untuk membantu kebun para SAD tersebut.

"Kalau memang mereka menolak untuk dibuatkan ‎rumah, sekarang kita cukup memenuhi kebutuhan mereka dengan membangun kebun," tambahnya.

Pemprov dan mensos tidak memaksa kepada SAD yang saat ini masih memegang kebudayaan berpindah-pindah atau kebudayaan melangun dan memaksanya menetap di satu lokasi.

"Kita bahagia dengan rumah ‎yang tertutup seperti menggunakan atap dan terlindung, tapi Dia (SAD) happy di ruang terbuka, dengan alam terbuka, mungkin hujan kehujanan, atap rumah cuma daun tidak berdinding tidak menjadi masalah buat mereka, tapi mereka happy tinggal disana," tutupnya. (Tri)

KOMENTAR DISQUS :

TABEL LIGA

Top