Rabu, 23 Mei 2018 |
FokusJambi - Daerah

Pungli Perkakas Kades di-BPMPD Mencuat

Selasa, 10 Mei 2016 | 14:26:22 WIB wib Dibaca: 622 Pengunjung
ilustrasi pungli


 

Kades Terpilih Diminta Rp 1,9 Juat

FOKUS JAMBI. COM, MERANGIN
- Dugaan pungli di tubuh Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Merangin, dalam pembuatan pangkat, caping, topi, sepatu, dasi, dan selempang bagi Kepala Desa (Kades) tepilih mencuat.

Pasalnya, sebanyak 175 Kades terpilih pada tahun 2016 ini sebagiannya merasa resah karena diminta uang sebesar 1,9 juta untuk memenuhi perkakas mejelang pelantikan akhir bulan ini.

Terbongkarnya praktek buruk ini, diungkapkan salah seorang Kades minta namanya tak disebut Selasa (10/5), sekitar pukul 10.00.WIB.

" Kami heran, setelah terpilih kami diminta petugas BPMPD membeli caping, topi, sepatu, dan dasi. Namun, bukan kami sendiri yang beli tetapi mereka," ungkap Kades dibincangi.

Dikatakannya, yang memberatkan baginya untuk lima jenis perangkat itu pihak BPMPD meminta kades terpilih uang sebesar 1,9 juta satu orang Kades, sementara baju dinas pihaknya sendiri yang buat.

" Cuma caping, topi, sepatu, dasi, dan selempang, kami diharuskan membayar 1,9 juta. Kalau bajunya lain kami sendiri yang buat," timpalnya.

Diceritakannya, perkakas ini harus diambil sebelum pelantikan yang akan dilansungkan sekitar akhir bulan ini oleh Bupati. Jika tidak, maka resikonya akan dikembalikan ke Kades tersebut.

" Sebenarnya kami keberatan dengan keputusan ini. mau tidak mau kami terima keputusan tersebut, apa lagi kami harus ambil perkakas tersebut jelang pelantikan akhir bulan ini," sambungnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemerintahan Desa (Kabid-Pemdes), Wakhidi dikomfirmasi membenarkan hal tersebut. Tetapi itu bukan pengadaan instansi melainkan usaha pribadi.

"Betul sekali, namun itu sipatnya atas usaha pribadi bukan pengadaan dari BPMPD ini. Disamping itu, untuk mengurus itu dipercayakan salah satu staf disini," bebernya.

Terpisah Kepala Badan BPMPD Merangin, Marzuki Yahya ditanyakan terkait hal ini terkesan menggelak Ia mengatakan, sejauh ini dia belum tau tentang ini.

" Wai, dak tau sayo, saya lagi dibandung kini," singkat Marzuki. (Han)

 

KOMENTAR DISQUS :

GOOGLE MATCH ADS

TABEL LIGA

Top