Senin, 19 Agustus 2019 |
FokusJambi - Peristiwa & Umum - Daerah

Proyek Pengerjaan Jalan Teluk Wang di-Sorot

Rabu, 06 Januari 2016 | 13:31:10 WIB wib Dibaca: 775 Pengunjung
Kondisi Jalan Yang di Bangun di-Atas Tanah Tanpa Agregate

 

-p Pekerjaan Terkesan Asal Jadi

Laporan Wartawan Fokus Jambi

FOKUS JAMBI. COM, MERANGIN - Proyek pembuatan jalan menuju tempat wisata Teluk Wang Sakti,  di Desa Biuku Tanjung Kecamatan Bangko Barat, di duga bermasalah. Pasalnya, pekerjaan proyek tersebut terkesan asal jadi.

Mulai dari agregate awal tidak ada, sampai pengaspalan jalan juga tidak diwales hanya dilayak saja. Selain itu, tanpa ada pengerasan  hanya digunakan pengerasan yang lama, tanpa ada pengerasan baru.

Akibat nya, proyek yang dikerjakan oleh putra Kabid Cipta Karya  tersebut mendapatkan kecaman dari banyak pihak, terutama warga setempat yang terus melewati jalan tersebut.

"Jalan tu anaknyo la yang buatnyo, dak do pakek agregat, tau-tau langsung di aspal be di atas tanah," ungkap salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya Rabu (6/1).

Dikatakannya, sejak ayahnya menduduki jabatan penting di Dinas Pekerjaan Umum (DPU), semua pekerjaan fisik di bidangnya, khususnya di Desa Biuku Tanjung itu dikerjakan anaknya semua.

" Kami lihat, sejak bapaknya menjadi Kabid di DPU, Merangin, setiap proyek yang dapat di Dusun kami ni dak ado yang beres dikerjokan ankanya," timpalnya.

Sementara itu, tidak hanya warga desa setempat yang mengklaim buruknya kualitas proyek tersebut, bahkan Lembaga Swadaya Masyarakat Pembela Pelindung Hak Masyarakat(LSM-Papinhas), Masduki, juga menuding bahwa kinerja Bidang Cipta Karya patut di pertanyakan.

" Hasil investigasi kami dilapangan, menunjukan bahwa pengerjaan Proyek Teluk  Wang Sakti di ada agregate. Pekerjaannya, aspalnya hanya diatas tanah," ungkap Masduki.

Dikatakan Masduki, jika dilihat dari fisik pekerjaan ini sangat jelas sekali bahwa tidak memenuhi standar teknis. Soalnya, seingat dia proyek tersebut pernah ditolak dalam pelaksanaannya.

" Pernah ditolak proyek itu kemarin, tidak diterima lantaran tidak cocok dengan sepesifikasi teknis," tuding Masduki.

Ditambahkan Masduki, jika tidak ada pihak DPU, Merangin, untuk membenahinya dalam waktu dekat ini akan melaporkan pelanggaran atas dugaaan korupsi dalam pengejaan tersebut ke pihak Kejaksaan Negeri (Kejari), Bangko.

"Jika tidak dibenahi, sebagai Direktur Eksekutiv Panpinhas Jambi, Merangin,  akan melaporkan tindakan pihak rekanan, dan Dinas terkait ke pihak Kejari Bangko, atas pelanggaran realisasi proyek tersebut,  hingga mengakibatkan kerugian negara," pungkasnya.(Han)

 

KOMENTAR DISQUS :

TABEL LIGA

Top