Senin, 23 September 2019 |
FokusJambi - Peristiwa & Umum

PRODUK UMKM ACEH LARIS TERJUAL DI JAMBI

Kamis, 28 Juli 2016 | 14:39:39 WIB wib Dibaca: 878 Pengunjung
Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) khas Aceh

FOKUSJAMBI.COM, JAMBI - Beragam produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) khas Aceh, laris terjual di arena "City Expo" dalam rangkaian kegiatan Munas V Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) di komplek Gelanggang Olahraga Kota Baru, Kota Jambi.

"Kami membawa berbagai jenis produk UMKM khas Aceh untuk dipamerkan di 'City Expo' ini, dan selama dua hari pameran nyaris habis terjual," kata petugas anjungan Kota Banda Aceh, Zakaria, di Jambi, Kamis.

Produk UMKM khas Aceh yang paling banyak diminati pengunjung "City Expo" adalah tas dan dompet bermotif "Pintoe Aceh" atau pintu Aceh, selain rencong dan batu giok dan kopi, kata dia menjelaskan.

"Rata-rata yang membeli barang kerajinan khas Aceh ini adalah kaum perempuan, seperti tas, dompet dan sepatu bermotif 'Pintu Aceh' dengan harga bervariasi," kata Zakaria.

Staf pada Dinas perindustrian, perdagangan dan koperasi Kota Banda Aceh itu juga menjelaskan bahwa para pembeli kerajinan masyarakat "Serambi Mekah" tersebut sebagiannya adalah warga dari berbagai provinsi di Indonesia.

"Artinya, pembeli produk kerajinan Aceh itu tidak hanya dari Jambi, tapi juga warga provinsi lain misalnya dari Pulau Kalimantan dan Jawa yang merupakan peserta 'City Expo' V/2016 ini," kata Zakaria menambahkan.

Sementara itu, Sekretaris Dekranasda Kota Banda Aceh, Nuriah, juga menjelaskan produk UMKM yang banyak dipamerkan di arena "City Expo" adalah tas, dompet dan sepatu untuk kaum perempuan.

Harga dompet motif "Pintu Aceh" paling kecil itu rata-rata dijual Rp35.000 per potong, sedang Rp50.000 per potong dan besar Rp75.000 per potong. Sementara tas, paling kecil seharga Rp150.000, kemudian Rp200.000 dan Rp300.000.

Untuk rencong yang merupakan senjata tajam tradisional khas Aceh itu dijual paling rendah Rp50.000, kemudian Rp150.000 dan termahal Rp300.000 per potong. Untuk mengikuti ajang promosi di "City Expo" di Jambi, anjungan Kota Banda Aceh membawa sebanyak 270 potong rencong.

Selain itu, bubuk kopi arabika "Gayo" di anjungan Kota Banda Aceh juga cukup banyak peminat yang akan dibawanya sebagai oleh-oleh ketika mereka kembali ke daerah asalnya setelah penutupan "City Expo" di Jambi, kata Nuriah menjelaskan. (Ant)

KOMENTAR DISQUS :

TABEL LIGA

Top