Kamis, 22 Agustus 2019 |
Hukum & Kriminal - Nasional

Polisi Ringkus Penjual Dan Pembeli Sabu-Sabu

Selasa, 21 Juli 2015 | 18:21:55 WIB wib Dibaca: 317 Pengunjung

FOKUSJAMBI.COM, BANJARMASIN - Unit Reserse Kriminal Polsekta Banjarmasin Barat menangkap dua pelaku yang diketahui sebagai penjual dan pembeli narkotika jenis sabu-sabu di wilayah hukum Polsekta setempat.

"Pertama kami tangkap pembeli barang haram tersebut kemudian dikembangkan tertangkap penjualnya," ucap Kapolsekta Banjarmasin Barat AKP Panji Yoga SIK di Banjarmasin, Selasa.

Ia mengatakan, awal penangkap berawal saat pihaknya sedang melakukan penyelidikan transaksi narkoba di wilayah sekitar Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.

Saat melintas di sekitar Hotel Telaga Biru ada pria yang gerak geriknya mencurigakan langsung saja polisi melakukan penangkapan dan penggeledahan, kemudian ditemukan satu paket besar sabu-sabu seberat 5 gram.

Pria tersebut langsung diinterogasi dan diketahui berinisial IN (34) warga Jalan Berlian Banjarmasin, bukan itu saja IN mengaku barang haram tersebut ia beli dari MS (41) warga Teluk Tiram Banjarmasin.

"IN kami tangkap pada Senin (20/7) malam dan ia mengaku barang haram sabu-sabu itu ingin dipakai bersama empat orang temannya di Hotel Telaga Biru," tutur pria lulusan Akpol angkatan 2004 itu.

Yoga terus mengatakan, usai menginterogasi IN, polisi langsung menuju rumah MS, setelah sampai di tempat yang dituju ternyata MS sedang tidur dan langsung dilakukan penangkapan pada Selasa (21/7) dini hari.

Polisi juga melakukan penggeledahan di rumah MS dan menemukan satu paket besar sabu-sabu seberat 5 gram yang berada didalam rumahnya.

"Karena kami sudah menemukan barang bukti masing-masing pelaku dengan terpaksa mereka berdua langsung digiring ke Polsekta guna proses hukum lebih lanjut," ujar pria yang pernah menjabat sebagai Kasat Lantas Polres Tanah Laut itu.

Hasil penyidikan sementara IN dan MS ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat pasal 112 dan 114 ayat 1,2 UU No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika diancam hukuman minimal 6 tahun dan denda hingga miliaran rupiah.

Sementara itu tersangka MS mengaku barang haram jenis sabu-sabu tersebut ia dapatkan dari Madura seharga Rp6 juta per lima gram.

"Setiap satu paket seberat lima gram yang terjual saya dapat untung sebesar Rp1 juta dan bisnis haram ini dilakukan selama lebih kurang satu bulan," ujar pria yang pernah tertangkap dengan kasus yang sama pada 2004.(ant)

KOMENTAR DISQUS :

TABEL LIGA

Top