Minggu, 25 Agustus 2019 |
FokusJambi - Hukum & Kriminal

POLISI : RIBUAN EKSTASI JAMBI BERASAL DARI BATAM

Sabtu, 19 September 2015 | 12:51:12 WIB wib Dibaca: 1888 Pengunjung

FOKUSJAMBI.COM,JAMBI - Puluhan ribu butir pil ekstasi warna pink berlogo angka tujuh yang diamankan Polda dan Polrestra Jambi sebelum beredar ke tempat hiburan malam, diduga berasal dari Batam menggunakan jalur perairan pantai timur masuk ke wilayah Jambi.

Kapolda Jambi, Brigjen Pol Lutfi Lubihanto di Jambi, Sabtu, mengatakan hasil pemeriksaan terhadap tersangka dan penyelidikan tim narkoba bahwa pil ekstasi yang mencapai lima puluh ribu butir lebih tersebut adalah barang asal Batam yang masuk ke Jambi menggunakan jalur perairan.

"Indikasi ini cukup kuat setelah diketahui bahwa salah satu tersangkanya dari tujuh orang adalah pernah menjadi tahanan narkoba di Batam dan pengakuan tersangka tersebut mengatakan barangnya berasal dari Batam yang dikirim seorang bandar besar disana," kata Lutfi.

Untuk saat ini, Polda dan Polresta Jambi masih terus mendalami kasus tangkapan puluhan ribu pil ekstasi yang juga dikonversi dengan uang mencapai belasan miliar rupiah yang berhasil digagalkan peredarannya.

Dari pengakuan tersangka Heriyanto bahwa dirinya pernah menjalani hukuman di Lapas Batam atas kasus narkoba dan didalam sel dirinya mengenal para bandar besar diduga kuat sindikat internasional.

Kepada penyidik Polda, Heriyanto mengakui bahwa barang haram itu masuk dari Batam ke Jambi oleh seseorang bandar besar disana dan kasus ini masih terus dikembangkan untuk mengungkap dan mencari lagi dimana keberadaan pil ekstasi lainnya.

"Saya sudah perintahkan Dirnarkoba dan Kapolresta untuk bekerjasama mencari lagi keberadaan atau menelusuri dan menyisir tempat-tempat yang diduga kuat sebagai lokasi penyimpanan barang haram tersebut yang masuk ke Jambi dari Batam," kata Kapolda Jambi, Lutfi Lubihanto.

Kapolda yakin di Jambi masih ada ribuan pil ekstasi yang masuk dari Batam dan kini tugasnya untuk mengungkap semua itu.

Selain itu Kapolda Lutfi Luhbianto, juga akan menelusuri apakah ada pabrik pembuatan barang haram tersebut di Jambi karena kemungkinan itu ada saja dan penyidik masih terus mendalami kasus ini.

Selain itu, bisa masuknya barang tersebut ke Jambi diduga kuatnya memang melalui jalur laut, karena memang puluhan ribu ekstasi tersebut merupakan jaringan Batam yang di kendalikan oleh seseorang.

Dalam sepekan terakhir ini Polda dan Polresta Jambi berhasil mengungkap dan menangkap pelaku pemilik dan pengedar narkotika jenis pil ekstasi dengan menyita sebanyak lebih kurang 40.000 butir yang jika dikonversi bisa senilai Rp13 miliar lebih.

Kasus pertama yang diungkap dan ditangkapnya lima tersangka pengedar narkoba yakni adalah Syarkawi (43), Heriyanto (33), Afrita (40), Samsul (43) dan oknum polisi BR, dengan barang bukti 8.000 butir pil ekstasi senilai Rp2,5 miliar.

Dari keterangan tersangka Herianto lah pihak kepolisian Polda Jambi mendapat keterangan bahwa barang di dapat di oknum polisi Ade Agung Kurniawan Alias Edo yang kemudian Edo ditangkap oleh Polresta Jambi bersama Usman yang berperan sebagai penyimpan barang haram tersebut.

Dari keduanyalah petugas kepolisian akhirnya menemukan barang bukti ekstasi sebanyak 36.000 lebih butir pil ekstasi yang disimpan dalam tanah yang ada didalam rumah sederhana milik mereka.

Penyidik Narkoba Polda dan Polresta Jambi masih melakukan penyisiran lokasi tersebut untuk mencari keberadaan tempat simpanan pelaku dan kasus ini merupakan tangkapan dalam jumlah besar barang bukti narkoba yang diungkap oleh kepolisian Jambi.(Ant)

KOMENTAR DISQUS :

TABEL LIGA

Top