Senin, 19 Agustus 2019 |
FokusJambi - Hukum & Kriminal

POLDA JAMBI TANGKAP OKNUM TNI BAWA SABU

Rabu, 17 Mei 2017 | 09:18:35 WIB wib Dibaca: 1265 Pengunjung

FOKUSJAMBI.COM, JAMBI  -  Kepolisian daerah (Polda) Jambi bersama Denpom setempat berhasil menangkap tiga orang kurir narkoba satu diantaranya oknum aparat dari TNI yang berdinas di Aceh ditangkap saat membawa 1,4 kilogram sabu-sabu dengan menggunakan mobil pribadi.

Anggota Subdit II Direktorat Reserse Narkoba Polda Jambi menangkap tiga pelaku yang mengantarkan narkoba dengan menggunakan mobil melintas di jalan lintas Timur Sumatera, arah Riau - Jambi.

"Setelah diperiksa ternyata satu pelaku diantaranya oknum anggota TNI sehingga polisi berkoodinasi dengan Denpom," kata Kapolda Jambi, Brigjen Pol Priyo Widyanto, di Jambi Selasa.

Oknum anggota TNI yang kini diamankan di Denpom II/2 Sriwijaya bernisial Ha (50) warga Aceh dengan barang bukti diamankan 1,4 kg narkotika jenis sabu-sabu.

Selain itu, dua rekannya Usmanto Jamani (47) warga Pekanbaru dan Epi Kusbadi (38) warga Pelabuhan Dagang, Tungkal Ulu, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi.

Oknum anggota TNI aktif yang bertugas di Aceh itu kini sudah diserahkan ke Denpom Jambi untuk diproses disana sedangkan dua tersangka lainnya diproses di Polda.

Tersangka Ha melakukan kegiatan atas perintah seorang warga binaan di Lapas Medan untuk membawa sabu 1,4 Kg sabu-sabu dan rencana akan dikirim ke Lapas Kualatungkal, Jambi.

"Penangkapan itu dilakukan saat Ha dan Uswanto akan menyerahkan barang haram tersebut ke Epi yang merupakan orang suruhan Napi di Lapas Kualatungkal dan hasil penyelidikan, sabu ini dipasok dari Malaysia yang dikirim ke Medan dan kemudian dibawa ke Jambi," kata Priyo Widyanto.

Sementara itu Komandan Denpom II/2 Sriwijaya, Letkol CPM Irsyad Hamdie, membenarkan jika Ha merupakan anggota TNI aktif yang akan pensiun dua tahun lagi.

"Yang bersangkutan merupakan Babinsa dengan pangkat Sersan Satu (Sertu) yang bertugas di Kodam Iskandar Muda dan yang bersangkutan dimanfaatkan sama jaringan besar narkoba internasional di Medan dan Aceh untuk menjadi kurir dan pelindung atau 'beking' jaringan narkoba tersebut," kata Irsyad Hamdie. (*)

 

Sumber : Ant

KOMENTAR DISQUS :

TABEL LIGA

Top