Kamis, 22 Agustus 2019 |
FokusJambi - Hukum & Kriminal

Plt Kepsek SD 188 Muara Balengo “Tabok" Guru Hingga Lebam

Senin, 05 Agustus 2019 | 19:08:36 WIB wib Dibaca: 847 Pengunjung

FOKUS JAMBI.COM MERANGIN - Sikap yang tak terpuji yang
ditunjukkan salah satu Plt Kepala Sekolah (Kepsek) SD 188 Muara  Balengo bernama Yus Hermawati terhadap guru yakni  Eli Dayani (38).

Kabarnya, Eli di “Tabok" di bagian pelipis kiri yang menyebabkan luka lebam dan mata merah. Insiden pemukulan itu terjadi tepatnya hari Sabtu sekitar pukul 09,00 Wib di kantor sekolah tersebut.

Menurut penuturan Eli, pada mulanya tidak tau apa apa. Dia hanya mengantar obat merah usai memgobati anaknya sedang terluka ke kantor sekolah. Namun, tiba tiba Plt tersebut marah marah hingga berujung saling jambak.

“Saya gak tau apa apa, awalnya saya kekantor sekolah membawa obat merah usai untuk ngobati anak saya. Namun, sesampainya Plt itu marah marah ke salah satu guru tetapi kok saya jadi imbasnya, " ungkap Eli bercerita ke media ini Senen (5/8).

Jadi, setelah itu tambah Eli, terjadi cekcok dan lansung Plt tersebut menarik jilbab dan menonjok ke arah pelipis dan menyebabkan luka lebam.

“ Jadi saya itu di tonjok di tarik jilbab saya, akibatnya ini lah buktinya muka saya lebam dan merah. Dan ini sudah saya fisum, bukti fisumnya ada di Puskesmas," sambung Eli sambil menunjukkan foto hasil pisum.

Selanjutnya, kata Eli, jika tidak ada itikat baik dari Yus Herwati dalam menyikapi persoalan ini? Dia akan menempuh jalur hukum, karena keluarganya tidak senang dengan kelakuan Plt itu.

“ Ya, sejauh ini keluarga tidak senang dengan insiden ini. Saat ini, saya hanya menghargai rekan rekan guru yang lebih tua dari saya yang mengajar di disini, kalau keluarga tidak senang apa lagi sejauh ini tidak itikat baik dari Yus ini," tukasnya.

Sementara, Plt Kepsek Yus Hermawati di konfirmasi soal ini membenarkan tragedi yang mencemar nama baik Disdik Kabupaten Merangin ini. Namun, Yus menuding kesalahan tersebut bukan darinya.

“ Ceritanya kan saya datang ke sekolah, tiba tiba datang dia marah sambil menunjukkan jari ke pada saya. Siapa yang gak emosi," ungkap Kepsek itu.

Dilanjutkannya,  setelah itu terjadi lah pertikaian itu dan saling tarik menarik dan mungkin kuku ini ada yang panjang mungkin kena wajahnya, gak ada di tonjok atau di tampar.

“ Jadi itu persoalannya, dan tidak yang lebih dari itu, di disini saya pun adalah korban," elak Yus Hermawati. (Han)

KOMENTAR DISQUS :

TABEL LIGA

Top