Jumat, 23 Agustus 2019 |
FokusJambi - Advetorial - Pemerintahan - Pendidikan

Pertukaran Pemuda Indonesia-Kanada Diharapkan Promosikan Potensi Jambi

Jumat, 13 Maret 2015 | 14:51:37 WIB wib Dibaca: 1154 Pengunjung

Laporan Fokusjambi.com

FOKUSJAMBI.COM, JAMBI - Program Pertukaran Pemuda Indonesia - Kanada (PPIK) diharapkan bisa mempromosikan potensi Jambi. Harapan tersebut dikemukakan oleh Gubernur Jambi, H.Hasan Basri Agus (HBA) yang diwakili oleh Staf Ahli Gubernur Jambi Bidang Ekonomi dan Keuangan, Ir.H.Tagor Mulia Nasution, MM dalam Penutupan dan Pelepasan Peserta Pertukaran Pemuda Indonesia - Kanada (PPIK) 2015, bertempat di Ruang Utama Kantor Gubernur Jambi, Jumat (13/3) siang.

Untuk diketahui, PPIK ini merupakan program Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, yang sudah diselenggarakan selama 41 tahun yakni sejak tahun 1974. Pada tahun 2015 ini, program ini diikuti oleh 40 orang peserta (20 orang pemuda Indonesia dan 20 orang pemuda Kanada). Seluruh peserta tinggal selama kurang lebih dua bulan di Kanada dan selanjutnya selama kurang lebih dua bulan pula tinggal di Indonesia. Ada 2 provinsi di Indonesia tempat diselenggarakannya program PPIK tahun 2015, yaitu Provinsi Jambi dan Provinsi DKI Jakarta. Selama di Provinsi Jambi, PPIK diselenggarakan di Desa Muaro Pijoan Kecamatan Jaluko dan di Desa Pondok Meja Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi. Dan, dalam PPIK tahun 2015 ini, terdapat dua orang peserta dari Provinsi Jambi, Ari Kurnia dan Marlia Gusti.

Dengan penutupan dan pelepasan ini, seluruh peserta dilepas kembali ke daerah masing-masing, baik para peserta dari berbagai provinsi di Indonesia, maupun peserta dari Kanada.

Berdasarkan penuturan yang disampaikan oleh salah seorang peserta dari Kanada, Roo Miller Petit, berbagai kegiatan yang mereka lakukan adalah membuat makanan dari daun kunyit, jahe kering, Pikle (keripik bule), membuat gelang kesehatan dari tanaman Resam, membuat berbagai produk kerajinan anyaman seperti tas.

Dalam sambutan tertulis Gubernur Jambi yang disampaikan oleh Staf Ahli Gubernur Jambi Bidang Ekonomi dan Keuangan, Ir.H.Tagor Mulia Nasution, MM dinyatakan bahwa program ini diharapkan menjadi media mengembangkan dan membina generasi muda, agar saling menganal dan mempelajari budaya dan wilayah kedua negara, sehingga mampu memperluas cakrawala pengetahuan dan keahlian.

Gubernur mengatakan, para peserta melaksanakan pekerjaan sosial, pemberdayaan masyarakat, pengembangan potensi diri peserta, serta berbagai kegiatan yang memberikan pengalaman langsung pada pemahaman antar budaya.

Gubernur mengungkapkan, para peserta telah melihat potensi geopark Merangin, Candi Muaro Jambi, dan keindahan Sakti Alam Kerinci, serta berharap melalui jejaring yang peserta miliki, Provinsi Jambi akan lebih dikenal oleh masyarakat dunia.

Gubernur menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, atas kepercayaan yang diberikan kepada Provinsi Jambi dalam PPIK ini, serta berharap agar memberikan kepercayaan yang lebih besar lagi dalam meningkatkan kualitas SDM Indonesia.

Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Dr. Yuni Purwanti, M.Pd, dalam sambutannya menjelaskan, para peserta PPIK sudah 63 hari di Indonesia, dan Provinsi Jambi mendapatkan kehormatan dalam pertukaran pemuda ini.

Yuni Purwanti mengatakan, dalam pelaksanaan program ini, ada transfer teknologi dan transfer kebudayaan.

Yuni Purwanti berpesan kepada para peserta yang dari Indonesia, suatu saat, hasil kegiatan kelas dan kegiatan lapangan program PPIK akan diuji.

Yuni Purwanti mengungkapkan, PPIK berakhir tahun ini karena berakhirnya MoU Indonesia dengan Kanada yang sudah dilakukan selama 41 tahun dan karena kondisi anggaran.

"Namun demikian, kedepan, Kanada akan memberikan perhatian dalam bidang enterpreneur (kewirausahaan) bagi pemuda Indonesia, dengan seleksi yang lebih ketat lagi," ungkap Yuni Purwanti.

Yuni Purwanti menerangkan, Program Pertukaran Pemuda ini dilakukan dengan 7 negara, dengan lama kerjasama yang variatif, dengan Kanada, 41 tahun dengan Australia 33 tahun.

Yuni Purwanti menekankan supaya dengan dilaksanakannya Program Pertukaran Pemuda ini, benar-benar ada karya nyata ditengah masyarakat.

Yuni Purwanti mengatakan, Ari Kurnia dan Marlia Gusti (dua orang peserta dari Provinsi Jambi) perlu dikawal dan diuji kerja lapangannya.

"Para peserta sebagai duta-duta pemuda harus bisa mengimplementasikan hasil pertukaran ini," ujar Yuni Purwanti.

Dikatakan oleh Yuni Purwanti, akan dilakukan reentry (evaluasi dari sebuah program), pada tanggal 14 sampai 16 Maret 2015 di Jakarta.

Selanjutnya, Yuni Purwanti berharap agar komunitas yang dibangun melalui PPIK di Jambi membawa manfaat bagi desa tempat program, Provinsi Jambi, Indonesia, dan Kanada.

Yuni Purwanti mengungkapkan, target yang ingin dicapai dari program ini adalah mempersiapkan pemuda yang punya mindset internasional, yang punya mindset maju, yang punya mindset berkompetisi dalam segala hal. "Tanpa pertukaran itu, tidak ada pembanding, hanya nasional. Ini termasuk salah satu kompetisi kompetensi para pemuda," jelas Yuni Purwanti.

Tindak lanjut dari PPIK ini, lanjut Yuni Purwanti, adalah memelihara para alumni pertukaran. "Alumni itu harus kita jaga, harus kita pelihara. Jujur saja, para alumni pertukaran pemuda antar negara itu, banyak membantu pemerintah, antara lain, mereka menjadi perpanjangan tangan di daerah masing-masing, setelah mereka mendapatkan pengetahuan dari pertukaran itu, mereka menyebarluaskan sendiri di lingkungan masing-masing. Ini yang tidak kelihatan secara nyata, tetapi by process, ini luar biasa," terang Yuni Purwanti.

Anggota Komisi X DPR RI, Dra.Hj.Elviana, M.Si meminta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jambi, agar dua orang peserta dari Provinsi Jambi diberdayakan, sehingga daerah merasakan manfaat kegiatan PPIK tersebut.

Elviana mengungkapkan, dirinya menunggu kreativitas kedua peserta PPIK dari Provinsi Jambi.

Selanjutnya, Elviana menyatakan, akan memperjuangkan sebanyak mungkin program kepemudaan ke Provinsi Jambi.

Pada kesempatan tersebut, dilakukan pemberian cindera mata, dari Gubernur Jambi kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, dari Gubernur Jambi kepada Anggota Komisi X DPR RI, dan dari Gubernur Jambi kepada perwakilan peserta PPIK (peserta dari Kanada).

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jambi, H.Satria Budhi turut hadir dalam acara tersebut. (Adv)

KOMENTAR DISQUS :

TABEL LIGA

Top