Rabu, 26 Juni 2019 |
FokusJambi - Advetorial - Petrochina Adv

Pertamina EP Asset 1 Jambi Field Laksanakan Kegiatan Monitoring Kesehatan Anak Dalam Rangka Melawan Fenomena Kekurangan Gizi

Senin, 28 Januari 2019 | 17:19:54 WIB wib Dibaca: 793 Pengunjung

FOKUSJAMBI.COM JAMBI - Menurut data yang didapat Dari UNICEF, Pada tahun 2017, terdapat sebanyak 8,8 juta anak di Indonesia yang mengalami kurang gizi (stunting). Bahkan Indonesia menempati peringkat keempat dunia dengan jumlah anak yang Mengalami  stunting terbanyak setelah Negara Nigeria, Pakistan, dan India. 

Dimana Fenomena Stunting tersebut Telah menjadi permasalahan hampir di seluruh wilayah Indonesia. Tidak terkecuali Pada  Desa Pompa Air, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi.  

Yang mana Melawan stunting ini  bukanlah Suatu  hal yang ringan jika hanya dilakukan oleh Pihak  Pemerintah Daerah semata. Namun jika pihak  pemerintah dan pihak-pihak pelaku usaha Bisa Terus  bersinergi, tentunya tidak ada permasalahan yang tidak dapat diselesaikan. 

Dan Pada Tahun 2018 menjadi upaya nyata Pertamina EP Asset 1 Jambi Field,Guna Untuk  mendukung program Pemerintah Kabupaten Batanghari dalam mengurangi jumlah stunting, Dimana dengan melaksanakan Kegiatan  Monitoring Perkembangan Kesehatan Anak Stunting di Desa Pompa Air,Kecamatan Bajubang Kabupaten Batanghari.

Dimana Kegiatan Monitoring tersebut Dilakukan Dengan Cara berkoordinasi dan berkolaborasi bersama bidan dari Puskesmas Pembantu Desa Pompa Air,Dan juga monitoring ini dilakukan secara berkala setiap satu minggu sekali. Kegiatan yang dilakukan antara lain penimbangan berat badan, dan pengukuran berat badan. 

Kegiatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berupa makanan bergizi seperti telur rebus, bubur kacang hijau, biskuit, dan juga vitamin juga tak luput dari bagian upaya melawan Permasalahan Fenomena  stunting tersebut. 

Menurut Keterangan Santi, salah seorang bidan teladan Kabupaten Batanghari yang telah mengabdi di Desa Pompa Air selama 25 tahun mengatakan, kesehatan merupakan permasalahan utama di Desa Pompa Air. Minimnya jumlah tenaga kesehatan di Desa Pompa Air dan fasilitas kesehatan kurang memadai  kerap membuat Bidan Santi mengalami kesulitan setiap kali melaksakan pemantauan gizi dan kesehatan warga.

Jika dilihat dari demografinya, penduduk Desa Pompa Air terdiri dari berbagai macam suku dan latar belakang budaya, termasuk juga Suku Anak Dalam. Walaupun sudah terasimilasi dengan berbagai macam suku dan karakter budaya, sebagian penduduk Suku Anak Dalam (SAD) masih memandang tabu hal-hal yang terkait kesehatan modern. 

Sebagian besar dari mereka masih anti dengan bidan dan Puskesmas. Akibatnya banyak anak yang mengidap gizi kurang dan gizi buruk. 

Setidaknya saat ini terdapat tujuh anak stunting di Desa Pompa Air dan beberapa diantaranya merupakan keturunan Suku Anak Dalam. Bahkan satu diantaranya telah mencapai level gizi buruk. Selain berat badan, tinggi mereka sangat jauh dari standar anak pada umumnya. 

Dan Santi juga Turut Serta  menjelaskan,Bahwa Permasalahan  stunting di Desa Pompa Air ini  lebih dipengaruhi oleh faktor pola asuh. Sebagian besar orangtua tidak pernah membawa anak mereka ke Posyandu. Akibatnya anak-anak tidak memperoleh asupan gizi dan vitamin yang cukup. 

Untuk mengatasi permasalahan ini, diperlukan sosialisasi kepada para orangtua tentang betapa pentingnya asupan gizi bagi anak, terutama balita, sekaligus pemberian makanan bergizi langsung kepada anak dengan sistem jemput bola.

Bersama pemerintah daerah, Pertamina EP Asset 1 Jambi Field terjun langsung untuk mencegah stunting di Desa Pompa Air yang sangat memprihatinkan dengan mengsinergikan kegiatan PMT dan posyandu dengan tujuan mendorong masyarakat untuk aktif mengikuti Posyandu. 

Dan Saya juga Telah puluhan tahun mengabdi di Desa Pompa Air ini,  dan  hingga saat ini, dan Kenyataan nya masih banyak orangtua Disini yang enggan mengantarkan bayi balita mereka ke Posyandu, sehingga saya harus Mendatangi Langsung Satu-Persatu Rumah Masyarakay Disini agar anak-anak Mereka  tetap memperoleh asupan gizi yang cukup. Alhamdulillah kondisi saat ini jauh lebih baik dari Sebelumnya, dan semoga kita semua mampu mewujudkan Masyarakat Desa Pompa Air yang sehat dan berdaya, Ucap Santi.

Dan Program Monitoring Berkala untuk  Anak Stunting di Desa Pompa Air ini, adalah merupakan wujud komitmen dari Pertamina EP Asset 1 Jambi Field terhadap permasalahan sosial yang ada di wilayah sekitar operasi perusahaan. 

“Setelah mengetahui keberadaan anak stunting di Desa Pompa Air, kami langsung terjun melihat bagaimana kondisi anak-anak stunting untuk membantu asupan gizi mereka melalui kegiatan PMT. Besar harapan kami agar di Tahun 2019 ini angka stunting di Desa Pompa Air turun secara signifikan", ujar Pertamina EP Jambi Field Manager, Indarwan Harsoni(Man)

KOMENTAR DISQUS :

TABEL LIGA

Top