Kamis, 24 Oktober 2019 |
FokusJambi - Pendidikan

PERMINTAAN SERAGAM SEKOLAH DI JAMBI MENINGKAT

Senin, 10 Juli 2017 | 11:40:22 WIB wib Dibaca: 1872 Pengunjung
ilustrasi

FOKUSJAMBI.COM, Jambi  - Permintaan seragam dan perlengkapan sekolah di Kota Jambi meningkat mencapai 30 persen saat memasuki tahun ajaran baru sehingga berimbas pada omzet pedagang yang juga mengalami peningkatan.

"Permintaan pakaian seragam sekolah meningkat sejak beberapa pekan yang lalu, dengan tingkat permintaan mencapai 30 persen dibandingkan dengan permintaan sebelumnya," kata Sukri, salah seorang pedagang di kawasan Gang Siku Pasar Angsoduo, Kota Jambi, Minggu. Meskipun pesanan dan perimintaan meningkat, harga jual seragam sekolah tidak dinaikkan sebab daya beli konsumen terbatas. Harga jual seragam yang ditawarkan senilai Rp100 ribu yang lengkap satu stel yakni baju dan celana.

"Saya menjualnya dengan harga grosiran. Rata-rata yang beli ke sini itu dijual lagi dan konsumen saya banyak dari luar daerah, mulai dari Sarolangun, Tebo, Kualatungkal dan lainnya," katanya.

Sejak sepekan lalu, dirinya mampu menjual sebanyak 50 kodi dalam satu hari sehingga dirinya mampu meraup omzet sebesar Rp30-40 juta per hari.

Ia memperkirakan puncak permintaan seragam ini akan meningkat pada pekan ini, sebab tanggal 17 Juli para siswa sudah mulai masuk sekolah. "Biasanya kalau hari biasa, rata-rata hanya terjual sebanyak 10-15 stel saja," ujar Sukri.

Selain seragam sekolah, permintaan perlengkapan sekolah seperti tas, sepatu dan alat tulis juga mengalami peningkatan.

Syaiful, salah seorang pedagang pakaian yang berasal dari Nipah Panjang, Tanjungjabung Timur mengatakan, sengaja berbelanja ke Pasar Angsoduo karena harganya yang murah. "Sehingga seragam masih bisa dijual kembali dengan harga yang untung. Ini saya belanja untuk di bawa ke Nipah Panjang untuk dijual kembali," ujarnya.

Sementara itu Asiah, seorang pedagang lainnya mengaku, permintaan perlengkapan sekolah memang mulai meningkat,seperti sepatu dan tas.

"Untuk permintaan seragam sekolah memang belum banyak sejak dua pekan lalu, kalau di toko saya yang banyak itu permintaan tas dan sepatu," kata Asiah.(*)

 

Sumber : ant

KOMENTAR DISQUS :

TABEL LIGA

Top