Selasa, 22 Oktober 2019 |
FokusJambi - Ekonomi & Bisnis

Pengiriman Sarang Walet Tahun 2014 Menurun

Kamis, 15 Januari 2015 | 20:11:42 WIB wib Dibaca: 1210 Pengunjung

FOKUSJAMBI.COM,JAMBI -- Melalui Bandar Udara Sultan Thaha Jambi, permintaan jasa pengiriman sarang burung walet ke Jakarta pada tahun 2014 menurun. Pasalnya pengiriman sarang walet pada tahun 2014 hanya mencapai 40 ton pertahun. Sedangkan untuk tahun 2013 pengiriman sarang walet mencapai 50 ton pertahun.

Kepala Balai Karantina Pertanian kelas I, Wilayah Kerja Bandara Sultan Thaha Jambi, Guntur, mengatakan jumlah Pengiriman sarang burung walet pada tahun 2014 menurun di bandingkan pada tahun 2013.

"Pada tahun 2013 pengiriman sarang walet mencapai 50 ton, tetapi pada tahun ini (2014) hanya mencapai 40 ton saja," Kata Guntur.

Lebih lanjut, pada tahun 2014 pengiriman domestik dengan mengunakan armada pesawat Garuda masih didominasi dengan sarang burung walet dibandingkan dengan pengiriman lainnya seperti burung berkicau, dan tanaman lainnya.

"Pengiriman domestik ke Jakarta masih di dominasi oleh pengiriman sarang burung walet, dengan mengunakan pesawat garuda" Kata Guntur.

Lebih lanjut, Guntur mengatakan sarang walet tersebut menjadi salah satu potensi untuk provinsi jambi. "Sarang walet bisa menjadi potensi di Jambi, tapi sayang potensi ini belum tersentuh sama sekali," kata Guntur.

Untuk wilayah penghasil Sarang Burung Walet yang terbanyak di provinsi Jambi, yakni kabupaten Tanjabbar, kabupaten Tanjabtim, Kabupaten Bungo, kabupaten Batanghari, dan Kota Jambi.

"kebanyakan sarang walet yang dikirim melalui jasa penerbangan berasal dari Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Tanjung Jabung Timur, dan Kota jambi, dari daerah lain juga ada tapi tidak seberapa," katanya.

Pengiriman sarang walet menggunakan jasa penerbangan Garuda Indonesia di lakukan pada penerbangan terakhir dan setiap harinya dipastikan ada pengiriman sarang burung walet, "setia hari sarang walet diperkirakan 30 kilo gram perharinya," tandasnya. (Tri)

KOMENTAR DISQUS :

TABEL LIGA

Top