Kamis, 22 Agustus 2019 |
FokusJambi - Daerah

Pengadaan Ape di Disdik Merangin Diduga Dikondisikan Kabid ke Perusahaan

Rabu, 14 Agustus 2019 | 16:13:59 WIB wib Dibaca: 218 Pengunjung

FOKUSJAMBI.COM, BANGKO - Masih ingatkah kasus TIK di Disdik Kabupaten Merangin? Serupa tapi tak sama, dan ini lah dugaan yang terjadi dalam Pengadaan Alat Permainan Edukatif (Ape) bagi Pendidikan Anak Usia Dini dan Taman Kanak Kanak serta Kelompok Bermain( PAU-TK-KB) untuk 2019 ini.

Sebanyak 270 Paud, TK, dan KB di Merangin yang menerima angaran APBN dalam mengadaan Ape, namun pengadaan itu di duga diposisikan oleh Kabid Paud Muslim ke dua perusahaan jasa yakni CV Bima Sakti Komplek Vila Kenali Permai dan satunya lagi, CV Graha Cipta Pustaka yang beralamat di Jambi.

“ Iya ada sekitar 270 Paud, TK, dan KB menerima anggaran untuk pengadaan Ape. Namun, dalam hal ini terjadi dugaan dil dilan dan antara Kabid Paud, dan pihak perusahaan guna mencari ke untungan. Karena semua Paud, TK, dan KB, yang menerima aanggara Ape itu di haruskan membeli Ape itu kedua perusahan diatas," ungkap salah sumber dari Disdik minta namanya tak di catut ke media ini Selasa (13/8).

Menariknya, lanjut sumber, dalam realisasi pengadaan ini Kabid mengintruksikan ke ketua Himpaudi Kecamatan untuk mengambil dana dari Paud, TK, dan KB yang menerima bantuan Ape itu. Padahal, hal itu tidak ada aturan.

“Tidak ada aturan ketua Himpaudi yang mengumpul anggaran untuk pembelian Ape tersebut. Yang ada Kepala Paud, TK, dan KB yang harus membelinya sendiri. Ini malah dikondisikan agar membayar perusahaan yang di tunjuk oleh dia," tukas sumber.

Terpisah salah satu ketua Himpaudi di Kecamatan minta namanya di rahasiakan di konfirmasi terkait intruksi Kabid Paud membenarkan. Ia mengatakan, di tempatnya ada tujuh Paud dua TK yang telah telah membayar ke pihak perusahaan dan saat ini alat Ape tersebut sudah di terima.

“ Ya sejauh ini di Kecamatan kami ada tujuh Paud dan dua TK yang sudah dikumpulkan dan uangnya sudah kami setor ke salah satu kurir perusahan bernama Yanto. Saat ini barangnya telah kami terima," kata ketua Himpaudi itu.

Saat ditanya ketua Himpaudi itu, berapa setoran yang di bebankan ke Paud, TK, dan KB dalam pengadaan itu? Katanya berfariasi dan itu semua ada dalam draf.

“ Ado yang Rp 2.400.000 juta, ado yang Rp 1.000.000 juta ado Rp 800.000 ribu tergantung ke butuhan dalam draf," tuturnya.

Sementara, Musliim Kepala Bidang Paud Disdik Kabupaten Merangin di bincangi melalui via Whatsap membantah mengkondisikan semua Paud, TK, dan KB dalam pengadaan Ape.

“Kito tidak pernah mengkondisikan tapi menyarankan agar lembaga membeli ape sesuai SNI boleh dengan siapa saja," sanggah Muslim.

Muslim melanjutkan, lembaga silahkan membeli Ape sesuai juknis dan stansar SNi. Jadi tidak ada yang mengatur.

“ Abg tidak pernah mengatur lembaga untuk membeli ape,  bebas membeli yang penting sesuai dengan juknis barang itu sudah SNI," tukasnya. (Han)

KOMENTAR DISQUS :

TABEL LIGA

Top