Kamis, 27 Juni 2019 |
FokusJambi - Hukum & Kriminal - Daerah

Penertiban Salon Dila Berujung Ricuh

Rabu, 30 Desember 2015 | 15:40:39 WIB wib Dibaca: 1439 Pengunjung
Pemilik Salon Saat Mencaci Maki di Depan Sat pol pp

 

-p  Saat Anak Buahnya di Gelandang Petugas

Laporan Wartawan Fokus Jambi

FOKUSJAMBI. COM, MERANGIN - Penertiban beberapa hotel dan tempat kecantikan yang disinyalir tempat prostitusi dilakukan penegak perda Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP), guna meminimalisir Penyakit Masyarakat (Pekat) jelang pergantian tahun berakhir ricuh dengan pemilik salon.

Informasi yang dihimpun, operasi yang digelar Selasa (29/12), sekitar pukul 21.00 WIB, menyisiri beberapa hotel dan tempat karaoke di kawasan Kota Bangko. Bermula dari Royal diperiksa petugas, sampai Wisma Permata digeledah, namun, petugas tidak menemukan apapun.

Rampung mengeladah dua hotel tersebut, petugas bertolak ke tempat rumah kecantikan milik Hendri salon, namun, juga tidak yang menjadi target buruannya.

Setelah itu, lalu rombongan bergerak menuju tempat karoke keluarga sekaligus salon milik Dila didepan Pengadilan Negeri (PN) kelas II Bangko, alhasil petugas berhasil menemukan tujuh orang muda-mudi yang berstatus masih pelajar dan dibawah umur sedang bernyanyi.

Ketujuh remaja tersebut, empat diantarannya  perempuan warga Kabupaten Kerinci berinisial ES(18), asal Desa Pondok Tinggi,  CN(18), Desa Koto Pendung Kecamatan tanah kampung, NA(19), Desa Koto Iman, Kecamatan Danau Kerinci, DS (19), Sungai Penuh, ML(18), juga berasal dari Sungai Penuh. Tiga teman prianya, berisial MZ (17), ID(17), SI(19), pemuda asal Desa Tanjung Mudo Kecamatan Jangkat Timur.

Namun, ketika petugas hendak mengelandang ketujuh muda-mudi tersebut, pemilik salon tak terima konsumenya dibawa, sehingga situasi memanas dan terjadi keributan pemilik dengan petugas hingga berujung bentrok.

" Cobo kamu nangkap akan saya bongkar semuanya, bagi anggota Satpol-PP yang sering ketempat saya,"ungkap pemilik salon Dila.

Dia mengatakan,  jika ingin meringkus banyak salon-salon dan tempat hiburan yang tidak mengatongi izin yang beroperasi di Bangko. Kenapa hanya menertibkan tempatnya.

" Sayo ini orang bangko asli, ngapo kamu nangkap, banyak lagi salon lain yang tak punya izin. Kenapo tempat sayo bae yang di tertibkan," hardiknya geram.

Sementara, Kasat Pol-PP Kabupaten Merangin, Alamsyah melalui Kasi Srana Prasarana Ariyanto, dibincangi terkait insiden ricuh dalam penertiban tersebut membenarkan.

" Itu terserah dia, kita melakukan penertiban berdasarkan aturan. Dan ini dilakukan guna meminimalisir penyakit masyarakat jelang pergantian tahun," tegasnya.

Menurutnya, aksi pemilik salon tersebut seharusnya tidak demikian, mereka harus menghormati jika pihaknya lagi melaksanakan tugas. Jika tidak di antisipasi warung remang-remang, hotel, salon, tempat karaoke, dan tempat hiburan tentu akan menjadi  peluang bagi penggila asusila.

" Penertiban ini merupakan operasi tahunan, yang mana tujuannya,  untuk mengantisipasi dini supaya warga tidak terjangkit dari praktek prostitusi," tambah Kasi Sapras.

Terkait, adanya oknum Satpol-PP, yang bermain dengan pihak pengusaha salon dan tempat karaoke lainnya, buktikan saja, nanti pihaknya, akan memproses oknum tersebut sesuai dengan aturan berlaku.

"Jika memang ada oknum anggota Satpol-PP yang bermain, sesuai apa kan yang dikatakan pemilik salon silahkan dia buktikan, kami akan proses siapa oknum tersebut, sesuai aturan di tubuh Satpol-PP," pungkasnya.(Han)

 

KOMENTAR DISQUS :

TABEL LIGA

Top