Selasa, 24 September 2019 |
FokusJambi - Pendidikan

Pemerintah Dinilai Tidak Tegas Dalam Menentukan Kurikulum

Jumat, 20 Februari 2015 | 18:45:58 WIB wib Dibaca: 553 Pengunjung

FOKUSJAMBI.COM, JAMBI -- Pengamat pendidikan Jambi, Dr samsu phd menyebutkan, pemerintah tidak ada ketegasan dalam memilih dan menentukan kurikulum. Terlihat dari masa menteri pendidikan sebelumnya memilih kurikulum 2013, namun hanya berjalan selama dua tahun dan kemudian menteri pendidikan berganti sekitar baru menjabat satu bulan kurikulum sudah berubah kembali dan menghapus k 13 lalu kembali ke kurikulum KTSP 2006.

"Berganti pemerintah berganti kurikulum, inilah yang membuat tenaga pendidik dan siswa menjadi bingung, seharusnya pemerintah bisa menentukan satu diantara dua kurikulum yang diterapkan," katanya.

Lanjutnya, setelah K 13 di tarik ulang oleh pemerintah, maka hal tersebut menjadi polemik di antara tenaga kependidikan dan sekolah. Pasalnya dimana dinas pendidikan provinsi dan kepala UPTD di kecamatan mengambil sikap dan mendata jumlah sekolah yang mengunakan K 13 dan jumlah sekolah yang menggunakan KTSP lalu melaporkan data tersebut kepusat. Hal tersebut contoh ketidaktegasan pemerintah dalam memilih kurikulum.

"Tidak ada dalam sejarah kurikulum di Indonesia yang sudah 10 kali berganti kurikulum dimentahkan, dengan kebijakan ‎yang tidak ada ketegasan kurikulum mana yang harus di jalankan, ktsp atau K13," tambahnya.

Dengan Tidak ada Ketegasan dari pemerintah, kata Dr Samsu Phd, dalam memutuskan atau menetapkan kurikulum yang mengakibatkan arah pendidikan yang ada di indonesia tidak jelas mau kemana arahnya.

"Kalau gitu kan tidak jelas mau dibawa kemana pendidikan kita ini," tandasnya. (Tri)

KOMENTAR DISQUS :

TABEL LIGA

Top