Minggu, 25 Agustus 2019 |
FokusJambi - Advetorial

Pelayanan VCT di RSUD Raden Mattaher Bisa Cek Penyakit HIV Gratis

Rabu, 21 Oktober 2015 | 20:05:52 WIB wib Dibaca: 2376 Pengunjung

Laporan Wartawan Fokus Jambi

FOKUSJAMBI.COM, JAMBI - Mungkin sebagian masyarakat di Kota Jambi belum mengetahui apa itu pelayanan Voluntary Counselling and Testing (VCT). Padahal pelayanan tersebut telah ada sejak beberapa tahun lalu di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher Jambi.

Etty Suwarty salah seorang pegawai di bagian klinik pelayanan VCT RSUD Raden Mattaher menjelaskan dalam bahasa Indonesia VCT kurang lebih artinya konseling dan tes sukarela, dalam hal ini adalah untuk tes HIV.

VCT adalah pintu masuk untuk membantu seseorang yang beresiko ataupun tidak beresiko terkena HIV untuk mendapat akses semua layanan baik informasi, edukasi, terapi, atau dukungan psikososial. Dalam VCT tidak ada pemaksaan, karena konteksnya kerelaan dari seseorang untuk melakukan tes HIV.

"Pelayanan VCT itu adalah tentang seseorang yang ingin mengecek penyakit HIV. Pengecekan HIV ini berbeda dengan penyakit lain pada umumnya, bagi yang mengecek harus terlebih dahuulu mengetahui apa itu penyakit HIV," katanya kepada wartawan saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (21/10).

Lebih lanjut ia mengungkapkan, dengan kesadaran diri sendiri dapat mengkonsultasikan terkait penyakit HIV tersebut pada pelayanan VCT. Sejauh ini dalam sebulan ada beberapa ratus masyarakat yang melakukan konsultasi.

"Pelayanan VCT ini sudah ada sejak tahun 2004, cukup banyak juga yang konsultasi, sekitar ada seratusan dalam sebulan," ujarnya.

Untuk sosialisasi ke masyarakat itu sudah pasti dilakukan, selain itu pihaknya juga bekerja sama dengan Lembaga Permasyarakan (Lapas) Klas IIA Jambi. Sejauh ini kesadaran masyarakat untuk konsultasi terkait penyakit HIV ini sangat kecil. Salah satu faktornya karena rasa malu.

"Kesadaran masyarakat untuk konsultasi bisa dikatakan masih kurang. Padahal untuk konsultasi tidak dipungut biaya alias gratis, masyarakat cukup mengambil karcis pada resepsionis," tuturnya.

Saat ini kata Etty penyalahgunaan narkoba bukan rahasia umum lagi. Ia berharap apabila ada salah seorang keluarganya pecandu narkoba diharapkan agar segera diantar untuk dicek keadaannya ke pelayanan VCT.

"Tak perlu malu, kenapa mesti malu, jangan sampai tunggu keadaan parah baru konsultasi. Kesadaran sangan penting dalam keluarga," ungkapnya.

Pelayanan VCT ini buka setiap hari jam kerja, pihaknya juga akan turun langsung ke lapangan apabila dibutuhkan. Perkembangan penyakit HIV ini sendiri di Kota Jambi sangat mengkhawatirkan, sekarang bukan hanya bagi pengguna jarum suntik. Tetapi telah merambah ke pasangannya akibat berhubungan seks bebas.

"Kalau untuk usia paling dominan terkena penyakit HIV berkisar 20-50 tahun. Tapi tidak menutup kemungkinan merambah ke anak-anak karena terinfeksi dengan ibunya," pungkasnya. (Rdp/Adv)

KOMENTAR DISQUS :

TABEL LIGA

Top