Senin, 22 Januari 2018 |
FokusJambi - Hukum & Kriminal

Pasca Penggerbekan, Polisi Akan Sisir Sejumlah Toko Penjual Miras

Kamis, 26 Februari 2015 | 19:36:59 WIB wib Dibaca: 866 Pengunjung

FOKUSJAMBI.COM, JAMBI -- Pasca dilakukanya penggerebekan dan diamankanya empat orang pelaku pengoplosan Miras di jalan lingkar selatan, kota jambi atau tepatnya di simpang jerambah bolong belum lama ini, Polda Jambi dan Jajaran berencana akan melakukan penyisiran terhadap sejumlah toko-toko yang menjual miras.

Hal demikian di ungkapkan Langsung Kasubdit I Ditreskrimsus, Polda Jambi, AKBP Ade Dirman kepada sejumlah awak media Kamis (26/02). Penyisiran katanya dilakukan untuk menarik semua produk miras oplosan yang beredar dipasaran.

”tentu kita akan turun kelapangan. Miras ini akan kita tarik dan dimusnahkan,” tegasnya.

Saat ini Kata Ade memang pihaknya belum mendapat data resmi toko mana saja yang menjual miras oplosan tersebut.

Akan tetapi berdasarkan hasil pemeriksaan dan informasi yang diterima, miras oplosan ini dijual bukan hanya di Kota Jambi. Miras oplosan ini juga dijual ke beberapa kabupaten di Provinsi Jambi.

”Mereka menjualnya juga sampai ke luar daerah kota jambi, karena mereka mengirim miras oplosan tersebut sesuai dengan yang memasan,”timpalnya.

Sampai sejauh ini Ade Dirman menyebutkan pihaknya masih menunggu hasil uji sample bahan baku miras oplosan dari BPOM Jambi. Hal itu dilakukan guna mengetahui sejauh mana kadar dari miras oplosan tersebut.

"pengoplosan miras ini sudah melanggar undang-undang perlindungan konsumen. Disamping itu, miras oplosan tidak dilengkapi dengan label resmi dari beacukai. Jadi, apa yang dilakukan tersangka sudah melanggar hukum,"tutupnya.

Dalam kasus pelaku pengoplos miras sesuai perbuatanya itu mereka melanggar tiga pasal, Pertama, pasal 163 sub pasal 135 sub pasal 140 UU RI No. 18 tahun 2012 tentang pangan. Kedua pasal 62 ayat 1 dan 2 UU RI No. 8 tahun 1999tentang perlindungan konsumen dan pasal 91 sub pasal 94 UU RI No. 15 tahun 2001 tentang merk.

Sebelumnya, Polda Jambi, berhasil mengungkap home industry pengoplosan miras dengan berbagai merek di kawasan Simpang Jerambah Bolong Palmerah Lama, Jambi Selatan, Rabu (12/02) lalu.

Sebanyak 600 dus yang berisikan 11 ribu minuman oplosan dengan berbagai merek diamankan.

Miras oplosan siap edar itu bermerek Mc Donald Vodka, Mansion House Vodka, Mansion House Whisky, Columbus Whisky, Black Horse Whisky dan Bog Noss Whisky. Selain miras siap edar itu, kepolisian juga mengamankan ratusan botol berbagai merek yang masih kosong.

Di samping itu, kepolisian juga menyita beberapa mesin untuk melakukan pengoplosan dan label merek minuman yang akan dioplos.

Selain mengamankan sejumlah barang bukti, Polisi juga berhasil mengamankan empat orang pekerja.Mereka adalah Maxus (50), warga Depok, Jawa Barat, Iwan Suprianto (29) warga Sukaharjo, Jawa Tengah, Ari Susanto (25) warga Karang Anyar, Jawa Tengah dan Joko Santoso warga Sukaharjo, Jawa Tengah. Sementara Pemilik usaha miras itu diketahui berinisial RS saat ini masih dalam tahap pengejararan.(Uti)

KOMENTAR DISQUS :

TABEL LIGA

Top