Jumat, 23 Agustus 2019 |
FokusJambi - Hukum & Kriminal

Modus Baru Pelaku Curas, Pelaku Tabrakan Motor ke Korban dan Membawanya Kabur

Selasa, 02 Juni 2015 | 09:50:14 WIB wib Dibaca: 780 Pengunjung

Laporan Fokusjambi.com

FOKUSJAMBI.COM, JAMBI - Tingkat kejahatan pencurian dengan tindak ke kekerasan (Curas) masih tinggi dan belakangan kerap terjadi, bermacam dari modus pelaku untuk melancarkan aksinya dengan harapan menjarah harta benda milik korban. Seperti yang di lakukan Raden Eko (18) warga penyengat Olak Kecamatan Sekernan Kabupaten Muaro Jambi dan dua rekannya PJ(16) dan A (16) pelajar di salah satu sekolah menengah atas (SMA).

Para pelaku dengan sengaja menabrakan kendaraan mereka ke arah korban, lalu setelah korban terjatuh, pelaku memukul korban, setelah korban tak berdaya kawanan pelaku inipun langsung menjarah sepeda motor korban sambil menodongkan senjata tajam (sajam) berupa pisau.

Aksi komplotan pelaku curas ini terungkap setelah aparat Kepolisian sektor Danau Teluk kota Jambi melakukan penyelidikan setelah korban Curas melaporkan kejadian tersebut.

Kapolsek Danau Teluk,  Akp Beny Pane mengatakan, dari ke ketiga pelaku yang diamankan, dua orang diantaranya merupakan anak bawah umur, saat ini ujar Kapolsek dua pelaku dilakukan difersi.

"Selain ke tiga pelaku kita juga  mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor jenis Suzuki Smash dan sebilah sajam berupa pisau yang digunakan untuk menjalankan aksi tindak kriminalitas," jelas Kapolsek Senin (01/06).

Dalam beraksi katanya, Pelaku menggunakan modus dengan cara menabrak motor ke arah korban. Setelah  terjatuh kemudian pelaku langsung membawa lari motor korban sambil menodogkan sebilah pisau kepada korban

"Saat beraksi pelaku berjumlah tiga orang, mengingat dua pelaku lainnya masih dibawah umur maka kita lakukan difersi (kembalikan ke orang tua) mereka untuk dilakukan pembinaan dan mereka wajib lapor," pungkas Beny Fane.

Untuk menebus perbuatannya, Raden Eko akan mendekam di sel tahanan Polsek Danau Teluk dan akan disangkalkan pasal 365 KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan dan ancaman sembilan tahun kurungan penjara.

"Untuk pelaku raden kita jerat pasal tentang pencurian dengan tindak kekerasan yang ancamannya di atas tujuh tahun," tutupnya.

Sementar Kepada wartawan, Raden mengaku, nekat melakukan aksi Curas tersebut karena dipelototi oleh korban saat sedang mengendarai sepeda motor, karena sakit hati ia langsung menabrak korban serta memukul korban, dikatakannya, motor hasil curian digadai Rp250 Ribu dan uangnya digunakan untuk pesta miras.

"Motor aku gadai, duitnyo aku gunokan minum-minum miras dengan kawan-kawan," jelasnya. (Uti)

KOMENTAR DISQUS :

TABEL LIGA

Top