Kamis, 24 Oktober 2019 |
FokusJambi - Peristiwa & Umum

LAKA MAUT DI MERANGIN, TIGA ORANG TEWAS

Minggu, 18 Februari 2018 | 12:57:24 WIB wib Dibaca: 257 Pengunjung
Kecalakaan maut kembali terjadi di Kabupaten Merangin tepatnya diruas jalan lintas Sumatera Lingkungan Mensawang Dusun Bangko Kecamatan Bangko

FOKUS JAMBI.COM, MERANGIN - Kecalakaan maut kembali terjadi di Kabupaten Merangin tepatnya diruas jalan lintas Sumatera Lingkungan Mensawang Dusun Bangko Kecamatan Bangko. Kali ini melibatkan mobil toyota Avanza Vs mobil Carry mini bus, tiga orang dikabarkan tewas akibat insiden itu. 

Korban tewas tersebut, yaitu Muhamad Idris (44), merupakan supir Carry, dan satu penumpangnya Ibnu Hajar (33), yang satu Jumirin (41), supir Toyota Avanza.

Sedangkan, dua orang penumpang toyota Avanza Hamdan (13), mengalami patah kaki kiri, satu orang lagi Ibnu Abi (11) mengalami lebam dibagian dada. 

Kapolres Merangin AKPB Ikde Utama melalui Puar Humas Ipda Eco Sitaurus dibincangi mengatakan, tabrakan maut ini terjadi pada Sabtu (17/2) pukul 05.15 wib.

" Kejadiannya saat mobil Suzuki Carry minibus BH 1196 SJ melaju dari arah Kabupaten Sarolangun ke arah Bangko. Sesampainya di TKP, dari arah berlawanan melaju Mobil Toyota Avanza BH 1668 SK diduga mengambil jalur terlalu kekanan, sehinga adu kambing tak terelakkan," ungkap Paur Humas Polres Merangin Sabtu (17/02/2018).

Pada waktu itu juga, sambung Paur, semua buyar supir dan penumpang mobil Carry atas nama Idris (44), dan rekannya Ibnu Hajar (38), asal Desa Tanjung Gagak tewas di Tempat Kejadian Perkara (TKP). 

"Kalau mobil Avanza tiga orang penumpangnya hanya supir yang meninggal yakni Jumirin (41), dua penumpang lainnya 
Hamdan (13) patah kaki,  Ibnu Abi (11), luka lebam di bagian dada. Ketiganya asal Desa Rantau tenang Kecematan Pelawan Kabupaten Sarolangun," tambah Paur. 

Saat ini lanjut Paur ketiga jasad korban tersebut sudah dibawa ke rumah duka untuk di kebumikan. Sedangkan, yang patah kaki dan luka lebam masih dirawat. 

"Ketiga korban dibawa pihak keluarga, yang dua luka lebam dan patah kaki masih di rawat secara intensif. Atas insiden itu, kerugian dinilai berkisar Rp. 50.000.000 juta,"tuntasnya. (Han) 

 

KOMENTAR DISQUS :

TABEL LIGA

Top