Senin, 19 Agustus 2019 |
FokusJambi - Politik Praktis

KPU KUPANG DIMINTA SEDIAKAN TPS BERGERAK RUMAH SAKIT

Selasa, 14 Februari 2017 | 14:20:59 WIB wib Dibaca: 258 Pengunjung
ilustrasi

FOKUSJAMBI.COM, KUPANG - Komisi Pemilihan Umum Kota Kupang diminta menyediakan tempat pemungutan suara (TPS) bergerak untuk melayani para pasien yang sedang dirawat di sejumlah rumah sakit di hari pelaksanaan pilkada 15 Februari.

"Permintaan ini disampaikan sejumlah pengelola rumah sakit baik milik pemerintah maupun swasta di Kota kupang untuk kepentingan pelayanan hak politik warga yang sedang dirawat di rumah sakit," kata anggota desk Pilkada Pemkot Kupang Yos Rera Beka di Kupang, Selasa.

Dia menyampaikan pengelola rumah sakit memandang penting dilakukan TPS bergerak untuk memastikan para pasien yang sedang dirawat bisa memenuhi hak pilihnya.

"Kan tidak mungkin pasien yang sedang diinfus lalu dibawa keluar dan mencari TPS di sekitar rumah sakit untuk mencoblos," kata Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Sekretariat Daerah Kota Kupang itu.

Memang diakui saat ini KPU tidak menyediakan TPS khusus bagi para pasien di sejumlah rumah sakit di daerah itu. KPU hanya bisa mengimbau kepada para pasien untuk menggunakan hak pilih di TPS terdekat atau sekitar rumah sakit itu.

"Kebijakan ini mendapat keberatan dari para pengelola rumah sakit yang menyebutnya sebagai tidak masuk akal karena pasien yang sedang dirawat masa digotong keluar rumah sakit untuk mencoblos," kata Yos rera.

Dia telah menyampaikan persoalan ini dan sempat dibahas dalam rapat bersama Desk Pilkada yang langsung dipimpinnya dan dihadiri perwakilan Polres Kupang Kota, Dandim 1604/Kupang, Kesbangpol Linmas Kota Kupang, Bagian Hukum Setda Kota Kupang, KPU dan Panwaslu Kota Kupang.

Selain masalah TPS bagi para pasien, masalah yang masih ditemukan di lapangan adalah berkaitan dengan daftar pemilih tetap (DPT) pilkada 2017 ini.

Sesuai laporan, masih ada banyak warga di 51 kelurahan enam kecamatan daerah ini yang belum masuk dalam DPT pilkada kali ini.

Hal ini tentu akan berpeluang kacau jika surat suara yang dicadangkan tidak mampu melayani warga yang tidak masuk dalam DPT tersebut.

"Kita sedang mencarikan jalan keluarnya dan mudah-mudahan warga yang tidak masuk dalam DPT masih bisa terlayani dengan surat suara cadangan yang tersedia di dalam TPS itu," katanya.

KPU Kota Kupang dalam rapat plenonya menetapkan jumlah DPT pilkada serentak Kota Kupang 15 Februari 2017 sebanyak 235.265 pemilih yang akan menyebar di 660 TPS di 51 kelurahan dan enam kecamatan daerah ini.

Jumlah pemilih sebanyak 235.265 orang itu terdistribusi ke pemilih laki-laki sebanyak 116.887 orang dan pemilih perempuan berjumlah 118.378 pemilih dengan jumlah pemilih pemula sebanyak 7.954 orang atau sebanyak 3,38 persen.

Sedangkan untuk pemilih difabel ada sebanyak 256 orang atau 0,11 persen dengan uraian jenis disabilitasnya masing-masing tuna daksa berjumlah 33 orang, tuna netra 62 orang, tuna rungu/wicara 59 orang, tuna grahita 74 orang dan disabilitas lainnya berjumlah 28 orang.

Sementara untuk jumlah 660 TPS yang akan dipakai pada saat pemungutan suara itu, terdistribusi masing-masing ke 51 kelurahan dan enam kecamatan dengan rincian, Kecamatan Alak berjumlah 109 TPS dengan jumlah keseluruhan pemilih di daerah itu sebanyak 38.127 pemilih, Kelapa Lima 109 TPS dengan jumlah pemilih sebanyak 40.457 orang dan Kota Lama 68 TPS dengan jumlah pemilih 20.555 orang.

Sedangkan untuk Kecamatan Kota Raja berjumlah 99 TPS dengan jumlah pemilih 32.885 orang, Maulafa 134 TPS dengan jumlah pemilih 49.663 orang dan Kecamatan Oebobo sebanyak 141 TPS dengan jumlah pemilih 53.578 orang pemilih.

"Kami sangat optimistis penyelenggaraan pilkada akan lancar, aman, damai, jujur dan sangat berintegritas. Penyelenggara akan sangat netral dan bekerja sesuai arahan regulasi," katanya.

Pilkada serentak 2017 di Kota Kupang, diikuti dua pasangan calon masing-masing nomor urut 1 Jefri Riwu Kore-Hermanus Man (Firmanmu) yang diusung Partai Demokrat, PAN, PPP dan Gerindra dengan 16 kursi.

Sedangkan paket calon nomor urut 2 atau Paket Sahabat mengusung Jonas Salean-Nikolaus Fransiskus dengan 23 kursi usungan Partai Golkar, PDIP, Hanura, NasDem dan PKB. (*)

 

Sumber: Antara

KOMENTAR DISQUS :

TABEL LIGA

Top