Selasa, 24 September 2019 |
FokusJambi

Ketua Bhayangkari Daerah Jambi Ny Ning Muchlis, Hadiri Ceramah Bahaya Radikalisme Ditengah Masyarakat

Kamis, 22 Agustus 2019 | 16:08:45 WIB wib Dibaca: 105 Pengunjung

FOKUSJAMBI.COM.JAMBI - Dalam rangka menyambut Kegiatan  Hari Kesatuan Gerak ke-67 Bhayangkari, Kepolisian Daerah Polda Jambi, menggelar Kegiatan  Ceramah pemahaman mengenai bahaya radikalisme di kalangan masyarakat Indonesia kepada pengurus Bhayangkari daerah Jambi, Rabu (21/8/2019) pagi.

Bertempat di ruang Balai Bhayangkara Siginjai Polda Jambi, dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Bhayangkari Polda Jambi Ny Ning Muchlis, Wakil ketua Bhayangkari Ny Charles Bonardo Sadatua Nasution, Dir Intelkam Kombes Pol Drs.Lilik Apriyanto, Kasubdit Politik Dit Intelkam AKBP S.Bagus Santoso.Sik.M.H,serta Para perwakilan Siswa dan Siswi dari SMA 3, MAN Model, SMK 2 Kota Jambi serta seluruh perwakilan ibu-ibu Bhayangkari Polda Jambi.

Terlihat dalam Acara tersebut diawali oleh Kata sambutan yang disampaikan langsung Oleh Ketua Bhayangkari Jambi Ny Ning Muchlis, dan acara dilanjutkan dengan paparan oleh Dir Intelkam Polda Jambi  Kombes Pol Lilik Apriyanto. 

Dalam Kata arahan dan  sambutannya Ny Ning Muchlis turut menyampaikan bahwa, pada saat ini masyarakat di dunia, khususnya Indonesia telah banyak yang terpapar faham radikalisme. "Untuk itu, Kita harus bersama-sama dalam memerangi paham radikalisme ini," tegasnya.

Sementara, Kombes Pol Drs.Lilik Apriyanto mengingatkan bahwa sekarang ini masyarakat hidup dalam era globalisasi dampak dari globalisasi.

Imbas yang dirasakan kata Lilik, berkembangnya kehidupan yang semakin global dengan kemajuan yang sangat pesat dalam ilmu pengetahuan teknologi, transportasi, komunikasi dan informasi. Akibatnya, batas antar wilayah dan negara sudah tidak terasa jauh lagi.

Dampak globalisasi melalui teknologi ini mampu mengubah dunia yang tidak dipungkiri ada sisi positif dan negatifnya. Karena saat ini kita merasa dunia ada di genggaman kita dan kita tidak dapat merubahnya."

Dan dengan Dampak dari globalisasi ini pun, mampu membawa bahaya radikalisme di kalangan masyarakat Indonesia dan saat ini telah banyak masyarakat kita yang telah terpapar paham radikalisme, Jelas Kombes Pol Lilik.

Radikalisme jelas Kombes Pol Lilik  merupakan suatu ideologi, ide atau gagasan, dan paham yang ingin melakukan perubahan pada sistem sosial dan politik, dengan menggunakan cara-cara kekerasan secara ekstrim.

Radikalisme seringkali dikaitkan dengan agama tertentu, khususnya Islam. Hal ini kata Lilik, dapat dilihat dari adanya kelompok ISIS (Islamic State of Iraq and Syria) yang melakukan teror terhadap beberapa negara di dunia, dengan membawa atau menyebutkan simbol-simbol agama Islam dalam setiap aksi teror mereka.

Perkembangan Radikalisme di Indonesia bergerak dengan berbagai opini, yang ujungnya menggantikan sistem pemerintahan dengan khilafah karena sistem pemerintahan RI tidak berkonsep hukum sesuai dengan syarat Islam.

Dengan isu ini, kelompok radikal berharap bisa memprovokasi masyarakat agar sejalan dengan paham dan pemikiran mereka,Tegas Kombes Pol Lilik.

Acara berlangsung cukup interaktif. Ini terlihat saat dilakukan sesi tanya jawab. Pemberian cindera mata oleh ketua Bhayangkari Jambi Ny Ning Muchlis, kepada Para Narasumber saat  mengakhiri acara kegiatan tersebut(Man)

KOMENTAR DISQUS :

TABEL LIGA

Top