Selasa, 24 September 2019 |
Ekonomi & Bisnis - Daerah

Ketahanan Pangan, Petani Di “Bekingi” TNI

Rabu, 11 Maret 2015 | 19:39:11 WIB wib Dibaca: 1689 Pengunjung
ilustrasi Dok : FokusJambi

FOKUSJAMBI.COM, SAROLANGUN,- Guna untuk tercapainya program katahanan Pangan,yang di programkan Presiden Joko Widodo para petani di kabupaten sarolangun dalam pengarapan lahan pertanian di Bengkingi oleh TNI.

Hal ini di sampaikan Dandim 0420/sarko Letkol Inf Budiawan Basuki ,saat membuka karya bhakti TNI desa kait kait kecamatan Limun,dan panen raya padi ladang di Desa Tanjung kecamatan Batin VIII Rabu (11/03), mengatakan bahwa, pihaknya sudah berkomitmen kuat untuk mensukseskan  program tersebut.

“berdasarkan kerja sama antara Menteri Pertaian dan Panglima TNI,kita akan terus melakukan pendampingan kepada para petani kita di sarolangun, agar para petani semakin sukses dan hasilnya bisa bermanfaat ’’jelas Dandim.

Bahkan dalam program pendampingan dalam penanaman, padi ,jagung dan kedelai (pajale), diintruksikan seluruh Banbinsa, untuk turun secera langsung, guna mendampingi petani dalam pengarapanya.

“kita juga menurunkan seluruh babinsa ,untuk bisa mendampingi para petani kita, sehingga pola tanam yang baik bisa di terapkan, sebab para Babinsa yang di turunkan sudah di bekali ilmu pertanian, “tegasnya.

Sementara untuk irigasi, juga menjadi prioritas Dandim dalam menjalankan kerja sama tersebut, sebab irigasi merupkan peranan penting bagi para petani dalam meningkatkan hasil pertaniannya.

“irigasi juga menjadi salah satu hal paling penting,dan kita akan buka lagi agar pengairan  untuk sektor pertanian bisa lancar,dan tentu saja dengan lancarnya irigsi maka akan berdampak pada hasil tanam dan hasil panen bagi para petani, “tambahnya.

Di katakan juga bahwa,persoalan penyaluran pupuk juga menjadi salah satu agenda penting,sebab selama ini para petani banyak mengeluhkan langkanya pupuk bersubsidi.

“ini yang lebih penting lagi, kita juga akan melakukan pengawalan pendistribusian pupuk bagi para petani,sebab kita tau selama ini petani kita banyak mengeluhkan langkanya pupuk, dan saya minta agar petani bisa memberikan infomasi berapa kebutuhan pupuk di masing masing wilayah, dan kita akan kawal agar tidak di selewengkan oleh oknum tidk bertangung jawab. “tegasnya.

Dengan potensipertanian yang cukup luas,Dandim berharap dalam retang waktu tiga tahun ,bisa swasembada pangan,sehingga tidak ada lagi beras impor masuk.

“dengan luasan lahan pertanian yang cukup,kita berharap dalam waktu tiga tahun kita akan swasembada pangan,dan tidak ada bers impor lagi’’tandasnya.(Man)

KOMENTAR DISQUS :

TABEL LIGA

Top