Senin, 19 Agustus 2019 |
FokusJambi - Peristiwa & Umum - Daerah

Kejari Bakal Bongkar Proyek Pembangunan Rumah SAD

Selasa, 29 Desember 2015 | 15:49:57 WIB wib Dibaca: 487 Pengunjung
copyright google

 

Laporan Wartawan Fokus Jambi

FOKUSJAMBI. COM, MERANGIN - Proyek pembangunan rumah Suku Anak Dalam (SAD) di desa kungkai seberang kecamatan bangko sebanyak 42 unit, menghabiskan anggaran milyaran rupiah, nampaknya dalam waktu dekat ini bakal diusut tuntas Kejaksaan Tinggi Bangko (Kejari).

Informasinya, proyek pembangunan rumah tersebut dikabarkan dikerjakan dua kontraktor dan  dibangun tanpa alas dasar atau pondasi untuk menopang daya tahan bangunan.

Sejauh ini, ada nama perusahaan yang bekerja dalam mega proyek tersebut, pertama CV Prima Mandiri dengan Anggaran, sebesar Rp 925.600.000.00 dengan nomor kontrak 14/PKAT/Disosnaketran-2/IX/2015, melalui dana APBN, tentang kegiatan pembangunan rumas sederhana bagi wrga Komoditas Adat Terpencil(KAT) sebanyak 26 unit.

Sisanya perusahaan kedua, CV Bhumi Kurnia Jaya, perusahaan tersebut, membangun sebanyak 17 unit, dengan  nomor kontrak 15/PKAT) Disosnakertan -2/IX/2015 APBN, dengan budget sebesar Rp 607.461.000.

Dengan dugaan mengurangi volume pekerjaan, dan sebagainya, Kepala Kejari Bangko Sri Respatini melalui Kasi Pidsus Bagus saat dikonfirmasi Selasa (29/12), akan melakukan pengecekan 42 unit rumah milik SAD.

Bagus mengatakan, jika benar adanya indikasi kecurangan korupsi dalam pembangunan pemukiman SAD tersebut, maka tidak menutup kemungkinan pihaknya akan menindak lanjuti.

" Kita akan usut bila pembangunan rumah SAD tersebut, tidak sesuai dengan spesikasi fisiknya, bila ada temuan maka akan kita  lanjutkan untuk membongkar siapa dalang pembangunan itu, " tegas Bagus ke wartawan.

Untuk menelisik lebih lanjut siapa dalang pembangunan rumah SAD tersebut,  Tapi pihaknya kelapangan untuk  mengumpul data.

"Kita ambil data dulu, baru kita telisik berapa kerugian negara dalam pembangunan proyek SAD, tersebut, biar uang negara perlu terselamatkan, " tegasnya.

Lebih jauh Bagus menjelaskan, lebih cepat lebih baik, pekerjaan itu akan diperiksa awal tahun 2016." Jika  sekarang proyek diperiksaa tahun ini, masih dalam tahun anggaran 2015."Pungkasnya.(Han)

 

KOMENTAR DISQUS :

TABEL LIGA

Top