Sabtu, 20 Juli 2019 |
FokusJambi - Hukum & Kriminal

KAPOLDA: PIMPINAN PERUSAHAAN PERKEBUNAN BERTANGGUNGJAWAB KASUS KARHUTLA

Sabtu, 26 September 2015 | 14:52:06 WIB wib Dibaca: 565 Pengunjung

FOKUSJAMBI.COM, JAMBI - Kapolda Jambi Brigjen Pol Lutfi Lubihanto menegaskan dalam kasus Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Jambi orang yang bertanggungjawab adalah pimpinan perusahaan perekebunan yang lahannya terbakar.

"Ada empat perusahaan yang pimpinannya herus bertanggungjawab yakni PT Selasih Jaya Abadi di Desa Manis dan PT Ricky Kurniawan Kertapersada di Desa Puding, keduanya di Kecamatan Kumpeh Ilir, Kabupaten Muarojambi dan dua perusahaan lainnya adalah PT Gemilang Jambi Permai di Tanjab Timur dan PT Tebo Agro Lestari di Kabupaten Tebo," kata Lutfi Lubihanto, di Jambi, Sabtu.

Kapolda Jambi itu mengatakan indikasi mengarah ke empat perusahaan tersebut adalah kelalaian dalam kewajiban untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan yang berakibat asap, seperti terkait peralatan dan mekanisme serta SOP dalam menangani kebakaran lahan.

Akibatnya, terjadi pencemaran lingkungan seperti penurunan kualitas udara akibat asap. Indikasinya mereka lalai sehingga terjadi terbakar lahannya.

"Yang harus bertanggungjawab dalam hal ini adalah direktur perusahaan yang bersangkutan dan saat ini masih melakukan penyidikan," kata Lutfi.

Dari bukti yang sudah ditemukan berupa kelalaian, keempat perusahaan itu dikenakan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2014 dan Undang-Undang Lingkungan Hidup oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jambi yang saat ini masih mengumpulkan keterangan saksi dan ahli.

Dalam kasus karhutla ini ada 11 perusahaan yang masih dalam tahap penyelidikan, diantaranya, PT Bara Eka Prima (BEP), PT Pesona Belantara, PT Kasuari, PT Bukit Bintang Sawit (BBS), PT Tebo Mandiri Argo (TMA), PT BKS.

Kemudian PT Lestari Alam, PT Mukti, PT Manggis, Persada Alam Hijau (PAH), PT WKS dan PT BMA.(Ant)

KOMENTAR DISQUS :

TABEL LIGA

Top