Sabtu, 24 Agustus 2019 |
FokusJambi - Hukum & Kriminal - Olahraga

KAPOLDA, DANDIM DAN BUPATI MUARO JAMBI TURUN KELOKASI, SUASANA DI KUMPE LANGSUNG KONDUSIF

Minggu, 12 Agustus 2018 | 18:05:56 WIB wib Dibaca: 1905 Pengunjung

FOKUSJAMBI.COM, MUARO JAMBI - Pasca terjadinya ricuh antara masyarakat kumpeh hulu dengan sopir angkutan batubara telah meredam setelah kedatangan Kapolda Jambi Irjen Pol Drs muchlis, AS.MH, Dandim 0415 Batanghari dan Bupati Muaro Jambi.

Dalam arahannya bupati Muaro Jambi Hj Masnah Busro turut meminta kepada seluruh masyarakat kumpeh hulu untuk tidak terpancing emosi dan untuk meredam emosi, karena besok pagi permasalahan yang terjadi pada hari ini akan didapatkan bersama dengan pemerintah provinsi Jambi.

Ketika diwawancarai Awak media setelah melakukan mediasi dengan masyarakat kumpeh hulu kabupaten Muaro Jambi, Kapolda Jambi Irjen pol Drs Muchlis,AS.MH mengatakan, dirinya sangat prihatin dengan permasalahan ini.

"sebenarnya masalah tidak harus dilakukan seperti ini karena memang ini persoalan batubara ini kita sampai sekarang belum punya jalan khusus untuk angkutan batubara, sehingga pengaturan waktu yang telah ditentukan mulai dari pukul jam 18.00 wib sampai jam enam pagi itu, kadang kadang pengemudi ini kejar trayek dan kejar target sehingga ada saja yang melewati waktu yang ditentukan, dan ini yang membuat saudara kita seluruh masyarakat kumpeh ini menjadi tidak senang,"ungkap Kapolda Irjen pol Muchlis.

Untuk hal ini Kapolda juga sudah langsung menelpon dan komunikasi dengan sekda provinsi Jambi, agar besok pagi dilakukan rapat  terpadu dari provinsi, kabupaten Batanghari dan kabupaten Muaro Jambi.

"dan diikut sertakan dari masyarakat yang ikut pada hari ini, juga pengusaha batubara,"anjut Kapolda Jambi Muchlis,

Untuk sementara Kata Kapolda, dirinya telah mengambil keputusan untuk menghindari situasi yang tidak diinginkan agar di stop dulu seluruh angkutan batubara yang melintas sampai situasi betul betul kondusif.

"Saya harap dan juga saya minta kepada seluruh masyarakat kumpeh untuk menahan diri, agar hal seperti ini jangan terjadi lagi, karena pemerintah daerah dalam hal ini pemerintah provinsi ,pemerintah Batanghari dan pemerintah Muaro Jambi akan segera melakukan rapat terpadu bersama untuk mencari solusi terbaik untuk hal ini, karena semua punya kepentingan karena para sopir batubara juga mencari nafkah untuk menghidupi anak dan istri nya, dan masyarakat dimuaro  Jambi juga punya kepentingan untuk keamanan. Dijalan raya yang mungkin beberapa jadi korban ini semua harus kita adopsi, kita pasilitasi yang mana yang terbaik untuk seluruh masyarakat Jambi seluruh keseluruhan baik untuk para sopir batubara dan juga untuk seluruh masyarakat disini," pinta Kapolda Irjen pol Muchlis.(Man)

KOMENTAR DISQUS :

TABEL LIGA

Top