Senin, 23 September 2019 |
FokusJambi - Sosial & Budaya

Kantor Bahasa Provinsi Jambi Adakan Pergelaran Tradisi Lisan Melayu Jambi

Rabu, 02 Desember 2015 | 10:41:06 WIB wib Dibaca: 1055 Pengunjung

Laporan Wartawan Fokus Jambi

FOKUSJAMBI.COM, JAMBI - Selasa malam (01/12) malam, Kantor Bahasa Provinsi Jambi, mengadakan pergelaran Tradisi Lisan Melayu Jambi, se Provinsi Jambi, acara tersebut dilaksanakan di halaman kantor Bahasa Provinsi Jambi. Pergelaran Tradisi Lisan Melayu Jambi berjalan cukup hikmat dan meriah serta dapat dibilang sukses.

Kepala Kantor Bahasa Provinsi Jambi, Yon Adlis dalam sambutannya mengatakan, dengan adanya pergelaran tradisi lisan melayu jambi, ia berharap kepada Gubernur Jambi agar dapat mambantu membangun kembali tradisii lisan melayu Jambi tidak hilang begitu saja.

"Semoga bapak gubernur Jambi, bersama membantu membangun kembali Tradisi Melayu Jambi. Jangan sampai tradisi kita di Jambi ini diambil negara lain," kata Yon Adlis, saat memberi sambutan pada acara Pagelaran Tradisi Lisan Melayu Jambi, di Jambi.

"Dengan pergelaran ini semoga ada kesempatan bagi kita untuk memberikan roh kembali tradisi lisan kita yang hampir hilang," tambah Yon Adlis.

Dengan adanya pergelaran tradisi lisan melayu jambi, lanjut Yon Adlis diharapkan dapat menghilangkan rasa egois, sombong dan tamak. "Dengan adanya pergelaran-pergelaran tradisi lisan ini diharapkan dapat memperbaiki sifat-sifat buruk tersebut karena membangkitkan kembali tradisi kita terdahulu," harapnya.

Ia juga berharap, agar budaya melayu Jambi seperti cerita rakyat Jambi dapat dibawa ke bangku sekolah karena ia menilai saat ini budaya melayu Jambi sudah menghilang.

"Karena saat ini pelajaran tentang budaya melayu jambi sudah menghilang," katanya.

Penjabat Gubernur Jambi Irman yang diwakili oleh Asisten II yakni Hafis Huseini, dalam sambutannya mengatakan pergelaran tradisi lisan melayu Jambi sangatlah penting karena tradisi lisan melayu Jambi merupakan sumber karakter yang penting.

"Pergelaran ini sangat penting dan harus menjadi perhatian kita semua. Ini juga menjadi 'matatambang' baru. Matatambang yang dimaksud adalah matatambang kebudayaan," ujarnya.

"Saya yakin pemerintah daerah mendukung penuh pergelaran seperti ini. Saya berharap supaya Kantor Bahasa Provinsi Jambi tetap menyelenggarakan pergelaran yang serupa di waktu mendatang, yang lebih meriah lagi," tambahnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Pergelaran Tradisi Lisan, Nukman mengatakan pergelaran memang sengaja dilaksanakan pada malam hari karena pertunjukan tradisi lisan melayu pada umumnya dilakukan pada malam hari.

"Kita mencoba mendapatkan momentum terbaik untuk kembali merenungi kekayaan budaya yang dimiliki Jambi. Sehingga, penetapan tradisi lisan yang ditampilkan ini pun berdasarkan atas dasar deteksi potensi kepunahannya," katanya.

Untuk diketahui, pergelaran tradisi lisan melayu jambi yang dilaksanakan di halaman Kantor Bahasa Provinsi Jambi diikuti oleh beberapa peserta seperti, Pergelaran zikir bardah dari Kabupaten Muaro Jambi, pergelaran bakokah dari Kabupaten Batanghari, pergelaran tari asyiek dari Kota Sungai Penuh, pergelaran rampi-rampo dari Bungo, mantau, anak imau (gitar tunggal), dan beberapa pertunjukan pergelaran lainnya. (Tri)

KOMENTAR DISQUS :

TABEL LIGA

Top