Selasa, 17 September 2019 |
FokusJambi - Hukum & Kriminal

Kamis Ini, Berkas Bripka Billy Di Limpahkan Ke JPU

Selasa, 03 Februari 2015 | 19:29:07 WIB wib Dibaca: 1685 Pengunjung

FOKUSJAMBI.COM, JAMBI -- Kamis lusa nanti, penyidik subdit III direktorat reserse narkoba (ditresnarkoba) polda jambi akan melimpahkan berkas Berkas perkara oknum anggota Polsek Kotabaru, Bripka Billy Natael Bangun (36) yang terlibat dalam kasus tindak pidana penyalahgunaan Narkotika, kepada Jaksa penuntut umum (JPU)

Hal demikian di benarkan kabid humas polda jambi, kepada awak media, selasa (03/02). Di jelaskan AKBP Almansyah, pelimpahan dilakukan mengingat penyidik yang menangani kasus tersebut sudah dinyatakan rampung berkasnya.

"Berkasnya selesai hari ini. Paling lama Kamis akan dilimpahkan tahap I ke jaksa," jelasnya kepada wartawan.

Lebih lanjut mantan Kabid Propam Polda Jambi ini menyatakan, setelah proses pidana selesai, pihaknya akan melakukan sidang secara internal dan besar kemungkinan Bripka Billy akan dilakukan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH). Ini sesuai dengan maklumat yang ditandatangani di atas materai.

"Ini sudah komitmen. Siapa saja anggota yang terlibat akan di PTDH alias dipecat dari kesatuan,"pungkasnya.

Bripka Billy diringkus bersama rekannya, Farhat Arifiyanto (43) warga RT 7/2, Kelurahan Murni, Kecamatan Telanaipura, saat transaksi narkoba disalah satu hotel di bilangan Pasar Kota Jambi. Penangkapan terjadi pada Jumat (19/01) sekira pukul 14.00 WIB.

Penangkapan itu dilakukan berdasarkan atas informasi yang diperoleh pihak kepolisian dari masyarakat, bahwa yang bersangkutan akan melakukan transaksi narkotika di lokasi tersebut.

Dari keduanya, ditemukan sejumlah barang bukti berupa 2 gram Narkotika jenis sabu, seperangkat alat hisap, mancis, dan timbangan digital, serta tiga unit handphone dan dompet hitam. Kemudian dilakukan tes urine dan ternyata pelaku positif mengkonsumsi sabu.

Atas perbuatannya, masing-masing pelaku disangkakan pasal  112 ayat 1 Undang-undang no 35/2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman di atas 4 Tahun penjara.(Uti)

KOMENTAR DISQUS :

TABEL LIGA

Top