Senin, 22 Juli 2019 |
FokusJambi - Peristiwa & Umum

Istri dan Anak Ditelantarkan Lebih Dari 4 Tahun

Sabtu, 12 Desember 2015 | 10:18:14 WIB wib Dibaca: 3698 Pengunjung

p- Pemilik Rs. Khusus Mata Sei Kambang Digugat Istri Karena Harta Gono Gini

Laporan Wartawan Fokus Jambi

FOKUSJAMBI.COM, JAMBI – Karena merasa ditelantarkan hingga empat tahun lebih, DD (49) menggugat suaminya sendiri Dr. M. Ikhsan, Spm pemilik saham di Rumah Sakit Khusus Mata Kambang, yang terletak di Sungai Kambang, Kecamatan Telanaipura Jambi.

Atas gugatan itu, maka Jumat siang (11/12) sejumlah Tim dari Pengadilan Agama (PA) Kota Jambi, melakukan pemeriksaan setempat terhadap tanah dan bangunan Kambang Eye Clinic yang berlokasi di kawasan Sungai Kambang, Kecamatan Telanaipura tersebut

Saat dilakukan pemeriksaan setempat oleh pihak PA Jambi, DD selaku penggugat juga ikut hadir bersama anaknya dan kuasa hukumnya. Sementara itu dari pihak dokter MI, hanya diwakilkan kuasa hukum.

Kepada sejumlah wartawan DD mengaku sudah hampir empat tahun ditinggalkan oleh suaminya dr. M Ihksan, tepatnya sejak bulan Maret tahun 2012 lalu, tanpa adanya perceraian. Saat itu, kata DD,  suaminya yang merupakan dokter spesialis mata dan sekaligus pemilik saham di rumah sakit khusus mata di Sungai Kambang ini dia tidak meninggalkan apa-apa, maka dari itu penggugat meminta haknya yakni harta gono gini yang ada.

“Katanya dia sudah menikah lagi tapi dia tidak mengaku sudah empat tahun lamanya sejak meninggalkan saya. Dan belum ada kejelasan, saya nuntut harta tapi dia tidak mau semua dia yang menguasai dan tidak meninggalkan apa-apa sama saya dan sampai sekarang anak saya yang mengurus,” pungkasnya.

Meski tidak menjawab secara tegas, namun DD merasa telah ditelantarkan oleh MI. Bahkan DD mengaku anaknya sampai harus ikut banting tulang untuk mencari biaya sekolah dan kuliah.

Sementara Ilham Kurniawan, selaku kuasa hukum DD menjelaskan selain Kambang Eye Clinic, ada empat objek lainnya yang mereka gugat, yakni tanah di kawasan Talang Bakung, tanah di Mendalo Darat, serta mobil CRV. Diperkirakan, kata Ilham, seluruh objek tersebut bernilai hingga Rp 7 miliar rupiah.

“Jadi klient kami ini digugat suaminya pemilik rumah sakit ini. Alasanya klient kami dituduh cemburu terhadap perjalanan rumah tangga yang selama ini padahal proses persidangan bukti yang kita hadirkan baik saksi dan surat pernyataaan indikasi yang melakukan perselingkuhan itu mendekati penggugat yakni M. Ikhsan itu,” jelasnya.

Lanjut Kurniawan, saat ini proses Pengadilan Agama Jambi sudah berjalan dan dalam proses, awalnya klient saya digugat status perceraiannya namun sekarang pihaknya menggugat balik terkait dengan bagaimana pembagian harta bersama.

“Kenapa kita gugat harta bersama, karena secara dalam hukum islam, itu harta bersama selama perkawinan itu harta harus dibagi dua,” tandasnya.

Hingga saat ini belum ada konfirmasi masi dari pihak tergugat pemilik Rumah Sakit Mata Sungai Kambang ini. (Uti)

KOMENTAR DISQUS :

TABEL LIGA

Top