Minggu, 16 Juni 2019 |
FokusJambi - Ekonomi & Bisnis

Harga TBS Kembali Merangkak Naik

Kamis, 14 Januari 2016 | 21:58:32 WIB wib Dibaca: 332 Pengunjung

Laporan Wartawan Fokus Jambi

FOKUSJAMBI.COM, JAMBI - Harga Tandan Buah Segar (TBS) di Provinsi Jambi saat ini terus mengalami kenaikan, dengan begitu petani kelapa sawit sedikit bisa bernafas lega dan senang.

Salah satunya petani sawit di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), tepatnya di Kecamatan Renah Mendaluh, Sugiman, Ia merasa senang apabila harga TBS terus mengalami kenaikan.

"Alhamdulillah kalau naik, semoga harga sawit bisa normal seperti dulu," harap Sugiman, saat di konfrimasi via telepon, Kamis (14/01).

Sementara dari hasil rapat penetapan harga TBS kelapa sawit di Dinas Perkebunan Provinsi Jambi, menunjukkan harga TBS mengalami kenaikan, pada usia tanam 3 tahun mengalami kenaikan sebesar Rp18 perkilogramnya dari harga Rp1.010 menjadi 1.028 perkilogramnya.

"Itu hasil rapat penetapan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit periode 15 sampai dengan 21 Januari 2016," ujar Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jambi, Budidaya.

"Selain itu, juga menetapkan harga CPO dan inti sawit, dan saat ini juga mengalami kenaikan dibandingkan periode sebelumnya," tambahnya.

Lebih rinci, lanjut Putri, untuk harga usia tanam 4 tahun sebesar Rp1.097 perkilogramnya, usia tanam 5 tahun sebesar Rp1.147 perkilogramnya dan untuk harga pada usia tanam 6 tahun sebesar Rp1.195 perkilogramnya.

Selanjutnya, untuk harga TBS usia tanam 7 tahun sebesar Rp1.226 perkilogramnya, usia tanam 8 tahun sebesar Rp1.251 perkiligramnya, usia tanam 9 tahun sebesar Rp1.276 perkilogramnya.

Untuk usia tanam 10-20 tahun sebesar Rp1.315 perkilogramnya, usia tanam 21-24 tahin sebesar Rp1.276 perkilogramnya, dan terakhir untuk uaia tanam 25 tahun sebesar Rp1.217 perkilogramnya.

Tidak hanya harga TBS yang mengalami kenaikan, namun harga CPO juga mengalami kenaikan sebesar Rp33 perkilonya, dari Rp5 896 menjadi Rp5.929 perkilonya.

Dan untuk harga inti sawit juga mengalami kenaikan harga sebesar Rp76 dari harga Rp4.338 menjadi Rp4.414 perkilonya, dengan indek 'K' yang digunakan yakni 86,01 Persen. (Tri)

KOMENTAR DISQUS :

TABEL LIGA

Top