Jumat, 23 Agustus 2019 |
FokusJambi - Ekonomi & Bisnis - Internasional - Advetorial - Pemerintahan

Gubernur Tanda Tangani MoU Bersama PT. Taekyung I & T Korea

Rabu, 22 April 2015 | 10:46:46 WIB wib Dibaca: 1861 Pengunjung
(Sapra wintani, Kamerawan: Said Usman, Photografer: Kamarul Zaman)

Kim : Rp. 10 Triliun Siap Digelontorkan Untuk Investasi Ujung jabung

Laporan Fokusjambi.com

FOKUSJAMBI.COM, JAMBI - Perusahaan Korea Selatan tertarik untuk berinvestasi di kawasan Ujung Jabung yang saat ini sedang dalam proses pembangunan pelabuhan samudera. Kedatangan rombongan dari PT. Taekyung I & T dari Korea ini diterima langsung oleh Gubernur Jambi H. Hasan Basri Agus (HBA) dirumah dinas Gubernur, Selasa (21/04/2015) siang.

Disampaikan Gubernur bahwa kedatangan investor dari Korea ini diharapkan dapat secepatnya merealisasikan rencana perusahaan tersebut untuk berinvestasi dalam pembangunan pelabuhan ujung jabung.

"Dengan kedatangannya diharapkan bisa secepatnya merealisasikan rencana investasi dipelabuhan ujung jabung ini, yang juga bakal dijadikan kawasan industri," kata Gubernur.

"Kita berharap dapat dilaksanakan secepatnya," sambung Gubernur.

Pada pertemuan dengan Rombongan dari PT Taekyung I & T ini, orang nomor satu di Provinsi Jambi tersebut turut didampingi oleh Ketua Komisi III DPRD Provinsi Jambi dan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi H. Ridham Priskap, SH, MH, MM serta pejabat lainnya dilingkung Pemerintah Provinsi Jambi.

Dalam pertemuan yang berlangsung cukup singkat ini juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara pihak perusahaan yang diwakili langsung oleh Kim Taekyung CEO PT Taekyung I & T dan Gubernur Jambi HBA.

"Ini terkait dengan infrastruktur di Jambi yakni di Ujung Jabung di kawasan industri," tutur Kim.

Kim mengatakan bahwa pihaknya tertarik untuk melakukan investasi di lokasi Ujung Jabung, tak tanggung-tanggung dana sebesar Rp 10 triliun siap digelontorkan untuk investasi di sana, meski begitu realisasi kerjasama investasi di Ujung Jabung menurut Kim menunggu hasil penelitian dari tim yang telah disiapkan oleh mereka.

Menurut investor asal negeri ginseng ini pihaknya bakal mempelajari dulu potensi yang ada di sana.

"Kami akan melakukan penelitian terlebih dahulu, tunggu kita lakukan FS, tentunya nanti ada yang bagus dan ada yang tidak," katanya.

Ditambahkan Kim bahwa pihaknya bakal mulai masuk melakukan penelitian yakni pada Bulan Mei 2015 mendatang, dan direncanakan paling lambat Bulan Juli – Agustus 2015 telah terjalin kerjasama antara Pemprov Jambi dan juga perusahaan yang dituangkan dalam Memorandum of Agreement (MoA).  

"Cepat atau tidaknya nanti tergantung juga kepada masyarakat Jambi dan juga pemerintah, kita melihat saat ini pemerintah Jambi sangat kooperatif," pungkas Kim. (Adv)

KOMENTAR DISQUS :

TABEL LIGA

Top