Kamis, 18 Juli 2019 |
Peristiwa & Umum - Daerah

Empat Bulan Warga Mengkonsumsi Air Keruh

Minggu, 30 Agustus 2015 | 15:22:02 WIB wib Dibaca: 457 Pengunjung
Kadariyah Saat Mengerek Air keruh di Sumur Program PNPM pedesaan

-p Digunakan Untuk Minum Dan Mencuci

FOKUS JAMBI.COM, MERANGIN - Kemarau panjang yang melanda beberapa bulan terakhir ini membuat 170 KK di Desa Baru Kecamatan Tabir krisis air bersih.

Meskipun Sungai Batang Tabir mengalir deras namun warga setempat tak dapat menggunakannya lantaran airnya sudah keruh (buteg) akibat aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI), di muara sungai.

Kini warga terpaksa bertumpu ke salah satu sumur Program PNPM Mandiri Pedesaan yang ada di tengah desa itu. Selain sumur nyaris kering, air sumur itu juga keruh lantaran digunakan satu kampung.

Hal ini tampak, ketika Wakil Bupati Monitor Proyek (Monip), Pembangunan tahun 2015 di Desa Baru Kecamatan Tabir Jum'at (28/8). Seperti yang dikatakan sosok nenek tua ini, Kadariyah dengan usia ke 64 tahun ia terpaksa menggunakan air sumur itu untuk mencuci dan minum, lantaran krisis air bersih.

"Biasanya kami ke Sungai besar, kini airnya sudah tak bisa digunakan lagi, airnya keruh akibat orang cari emas," keluhnya.

Ia menuturkan, kondisi ini dirasakannya sudah 4 bulan terakhir. Soalnya, cuma satu-satunya sumur sumber air bersih digunakan warga untuk mandi mencuci dan minum bagi 170 KK, yang tinggal di Desa Baru ini. 

"Kami merasakan kondisi begini sudah empat bulan. Inilah sumur satu-satunya digunakan warga sini. Kami terpaksa mengunakan sumur ini disamping airnya mulai kering, airknya keruh karena banyaknya warga yang mengambil air hingga airnya susah untuk bening," timpalnya.

Dia menceritakan, kalau ingin menggunakan air tersebut, air sumur yang diderek keluar sumur dimasukkan keember lalu diendapkan selama sehari.

"Kalau untuk menggunakan dan mengkonsumsi airnya, air bercampur tanah itu diendapkan sehari dulu, setelah itu baru bisa dikosumsi," kata Kadariyah.

Pada kesempatan itu pula, Kadariyah juga menyampaikan, dengan adanya peninjauan Proyek tahun ini, diharapkan Pemerintah Daerah mencari solusi terhadap masyarakat Desa Baru yang krisis air bersih selama beberap bulan terakhir ini.

"Masyarakat sangat berharap, dengan kunjungan Wakil Bupati Kali ini, dapat mencari solusi dan mengatasi krisis air bersih di Desa Baru ini," tuntasnya. (Han)

KOMENTAR DISQUS :

TABEL LIGA

Top