Sabtu, 20 Juli 2019 |
FokusJambi - Wisata & Kuliner

Dulu Tak Berharga, Makanan Ini Jadi Sangat Mahal

Selasa, 29 September 2015 | 14:57:43 WIB wib Dibaca: 631 Pengunjung

FOKUSJAMBI.COM - Ada beberapa makanan yang saat ini harganya bisa dibilang cukup tinggi. Sebut saja kaviar, lobster, tiram dan foie gras. Siapa sangka kalau makanan-makanan yang memiliki cita rasa khas tersebut dulunya tak berharga.

Dibagikan secara gratis hingga dibuang begitu saja. Namun makanan tersebut kini banyak dicari. Konsumen pun tak segan mengeluarkan banyak uang demi untuk mengonsumsinya.

1.Kaviar

Pada 1800-an, kaviar harganya sangat murah. Disajikan di bar dan salon, dan bisa dimakan secara gratis. Kini ketika kian banyak dicari dan semakin sulit mendapatkannya, harganya pun melambung tinggi. Untuk porsi kecil saja, kaviar kualitas tinggi harganya mencapai jutaan.

 

2. Foie gras

Foie gras saat ini jadi ikon kuliner kelas atas Prancis. Merupakan olahan hati angsa yang digemukkan dan kabarnya telah ada sejak zaman Mesir kuno. Pada abad foie gras ternyata dijadikan sumber lemak yang murah dan merupakan ciri khas masakan petani Yahudi. Saat abad pencerahan, hati angsa ini kemudian memincut lidah para orang kaya. Mereka mengirim pesuruhnya ke desa-desa untuk mencari foie gras agar bisa menikmatinya.

 

3. Lobster

Dibandingkan dengan bentuk daging, ikan, atau ayam, lobster memang cenderung "menyeramkan". Kulitnya yang keras, dengan banyak kaki, membuat lobster dulu dibuang lagi ke laut oleh nelayan Inggris jika tersangkut di jaring. Namun kemudian beberapa orang mencobanya, dan daging lobster ternyata memiliki rasa yang lezat.

Cenderung manis dan lembut. Kesegaran adalah kunci kelezatan lobster. Kemudian banyak orang Inggris yang jauh dari wilayah pantai penasaran untuk menikmati lobster. Harga jual lobster pun meningkat karena distribusi yang rumit demi mempertahakan kesegarannya. Para nelayan ikan di Inggris pun banyak bealhir menjadi nelayan lobster.

4. Kerang

Sulit untuk dibuka dan berlendir, dulu orang-orang di pantai timur Amerika tak melihat kerang atau tiram sebagai makanan istimewa. Hewan laut ini pada 1800-an dulu dijual di gerobak dan sangat berlimpah di pantai Amerika. Kerang pun jadi makanan andalan rakyat miskin. Namun ketika revolusi industri dimulai, kerang jadi sangat jarang karena polusi mulai mengotori laut. Pabrik dibangun dekat pantai. Sementara permintaan akan meningkat. Sejalan dengan hukum ekonomi, harga kerang berkualitas pun meroket tajam.(Bst)

KOMENTAR DISQUS :

TABEL LIGA

Top