Senin, 19 Agustus 2019 |
FokusJambi - Peristiwa & Umum

DUA MAHASISWA IAIN JAMBI TEWAS DI JALAN LINTAS, DIDUGA KORBAN TABRAK LARI

Selasa, 11 Oktober 2016 | 09:58:52 WIB wib Dibaca: 1876 Pengunjung
foto korban


FOKUSJAMBI.COM, MUARO JAMBI - Dua orang Mahasiswa IAIN STS Jambi, Senin siang (10/10), harus meregang nyawa dijalanan, keduanya merupakan teman akrab ini diduga menjadi korban tabrak lari saat melintas Jalan lintas Timur, Jambi-palembang tepatnya di Kilo meter (KM) 24.

Informasi dihimpun menyebutkan, jika kecelakaan maut yang dialami dua mahasiswa tersebut, berlangsung tepatnya di lingkungan RT 01 Desa Nagasari Kecamatan Mestong Muarojambi. Warga setempat sempat melihat ada 2 orang korban tergeletak ditengah jalan dengan posisi bersimbah darah dan juga terdapat sebuah motor Yamaha Jupiter MX nopol 4556 YJ yang diduga milik korban.

Kedua korban ini diketahui bernama Ahmad Abdul Rojak (21) yang merupakan warga Desa Panca Bakti Sungai bahar dan teman yang di boncengnya Ardes Andika (20) warga Teluk Nilau Tanjabbar.

Kapolres Muarojambi melalui Kanit Laka Polres Muarojambi Ipda Edi di konfirmasi membenarkan ada peristiwa lakalantas terebut, namun Edi mengakui belum mengetahui jelas kronologis yang menyebabkan kedua korban merenggang nyawa Di jalan lintas ini.

"Iya memang ada laka di Mestong, 2 orang Meninggal Dunia, namun untuk kronologis sampai saat ini masih dalam penyelidikan,"ujar Ipda Edi

Lebih lanjut, Ipda Edi menuturkan, dugaan sementara kedua korban ini adalah korban tabrak lari, sebab hingga berita ini diturunkan belum diketahui jenis kendaraan apa yang menjadi lawan kecelakaan mahasiswa ini. "Dugaan sementara korban Tabrak lari, kami masih melakukan penyelidiakan terkait lawan ranmor korban tersebut, kami terus memintai keterangan warga disekitar TKP terebut,"tambah kasat.

Kedua korban mengalami luka pada bagian dada dan meninggal dunia di Puskesmas Tempino, sementara. Pengendara Motor dan Penumpangnya tersebut mengalami luka yang sangat serius, korban sempat dibawa warga ke Puskesmas Tempino namun nyawa keduanya tidak dapat tertolong lagi,"keduanya menghembuskan nafas terakhir di Puskesmas Tempino,"pungkas Ipda Edi. (Uti)

KOMENTAR DISQUS :

TABEL LIGA

Top