Senin, 17 Juni 2019 |
Advetorial - Pemerintahan

“Diulosi” di HKBP Syalom Jambi, Gubernur Fachrori Imbau Masyarakat Jaga Kerukunan

Senin, 08 April 2019 | 11:32:28 WIB wib Dibaca: 422 Pengunjung

FOKUSJAMBI.COM, JAMBI - Gubernur Jambi, Dr.Drs.H.Fachrori Umar,M.Hum mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga kerukunan, memelihara harmoni ditengah keberagaman masyarakat. Kondisi yang rukun akan mendorong terciptanya situasi yang aman, dan kerukunan dan keamanan tersebut sangat dibutuhkan dalam pembangunan, dimana program pembangunan bisa dilaksanakan dalam kondisi atau situasi yang aman. Situasi rukun dan aman, bukan hanya tugas pemerintah dan aparat kemanan, tetapi juga tanggung jawab seluruh penduduk.

Hal itu dikemukakan H Fachrori Umar saat memberikan sambutan pada Pesta Peresmian Persiapan Resort dan Penggalangan Dana untuk Pembangunan Gereja HKBP Syalom Jambi, di halaman Gereja HKBP Syalom Jambi, Bagan Pete, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, Minggu (7/4/2019) sore. Pada kesempatan itu Gubernur Jambi H Fachrori Umar juga “Diulosi” (disematkan Ulos-red) sebagai tanda Selamat Datang di HKBP Syalom Jambi.

Gubernur Jambi H Fachrori Umar turut didampingi Kepala Dinas PUPR Provinsi Jambi H Ir M Fauzi MT dan Kepala Biro Humas Protokol Setda Provinsi Jambi Johansyah.

Sementara Jemaat HKBP Jambi antusias menerima kedatangan Gubernur Jambi. Fachrori mengapresiasi pembangunan gereja HKBP Syalom Kota Jambi, sebagai bagian dari pembangunan kerohanian atau keagamaan.

Fachrori menjelaskan, agama sebagai landasan moral dan etika merupakan faktor yang sangat penting mendorong terbentuknya masyarakat beradab, yang damai, adil, sejahtera, dan bermartabat. Dan, agama juga menjadi faktor penting dalam membangun watak, kepribdadian, dan kesalehan bagi umat manusia.

“Pembangunan bidang agama merupakan upaya untuk memenuhi salah satu hak dasar rakyat, yaitu hak untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadah menurut agama dan kepercayaannya itu, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945,” ujar Fachrori.

Dia menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi terus berupaya meningkatkan pembangunan bidang agama, yang diarahkan pada peningkatkan keimanan, ketaqwaan, dan kesejahteraan umat beragama.

“Upaya itu dapat dilakukan melalui peningkatan kualitas pelayanan dan pemahaman keagamaan, serta memberikan kemudahan bagi umat beragama dalam menjalankan ibadahnya. Karena itu, pembangunan bidang agama juga mencakup dimensi kerukunan-kerukunan hidup antar umat beragama, yang mendukung peningkatan saling percaya dan harmoni diantara mereka. Dimensi kerukunan itu sangat penting dalam rangka membangun persatuan dan ikatan yang kuat diantara masyarakat dan bangsa kita yang majemuk,” lanjut Fachrori.

“Kita sungguh ingin memelihara keharmonisan dan kerukunan dalam kehidupan antar umat beragama di Provinsi Jambi yang kita cintai ini, masing-masing pemeluk agama harus dapat saling menghormati dan saling menghargai satu sama lain, dengan cara itu, akan tercipta ketenteraman dan kedamaian, lahir dan batin. Dan dengan cara itu pula, konflik, permusuhan, dan kekerasan yang hanya menghancurkan nilai-nilai agama itu sendiri, akan dapat kita cegah secara bersama,” jelas Fachrori.

Pada kesempatan tersebut, Fachrori memberikan bantuan pribadi untuk pembangunan gedung gereja HKBP Syalom Jambi sebesar Rp5.000.000. “Meskipun berbeda agama, pada dasarnya kita semuanya bersaudara,” ungkap Fachrori.

Sebelumnya, Pimpinan HKBP Distrik XXV Jambi, Pendeta (Pdt) Hattus Hutapea,S.Th,M.Th mengatakan, pengurus dan Jemaat HKBP Jambi sangat mengapresiasi kedatangan Gubernur Jambi ke acara tersebut, dan berharap agar kedatangan Gubernur Jambi bisa menambah semangat Jemaat HKBP Jambi.

Pdt Hattus Hutapea mengucapkan terimakasih atas izin pembangunan Gereja HKBP Syalom Jambi yang diberikan oleh pemerintah. “Dalam data base kami, dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Jambi, hanya di Kabupaten Kerinci yang belum ada Gereja HKBP. Jemaat HKBP di Provinsi Jambi 44.800 jiwa,” kata Pdt Hattus Hutapea.

Pdt Hattus Hutapea menyatakan, popoluasi HKBP semakin maju karena keterbukaan masyarakat Provinsi Jambi menerima tanpa mempermasalahkan perbedaan latar belakang SARA, dan hal tersebut termasuk juga upaya dari pemerintah untuk membangun toleransi.

Dia menegaskan bahwa HKBP sangat mendukung program Pemerintah Provinsi Jambi. “HKBP sangat mendukung program Pemerintah Provinsi Jambi dan Pemerintah Kabupaten/Kota se Provinsi Jambi,” tegas Pdt Hattus Hutapea.

Saat dilokasi acara, Gubernur Jambi H Fachrori Umar juga meluangkan waktunya untuk berswafoto dengan anak-anak dan Jemaat HKBP Syalom Jambi. (Hms/Red)

KOMENTAR DISQUS :

TABEL LIGA

Top