Senin, 22 Januari 2018 |
FokusJambi - Kesehatan & Gaya Hidup

DINKES BATANGHARI WASPADAI PENYAKIT DIFTERI

Jumat, 15 Desember 2017 | 16:01:14 WIB wib Dibaca: 197 Pengunjung

FOKUSJAMBI.COM, JAMBI - Dinas Kesehatan Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi, meminta seluruh warga dan puskesmas mewaspadai penyebaran penyakit difteri.

"Penyakit difteri ini sangat berbahaya, terutama bagi anak-anak. Sehingga kita harus memastikan status imunisasi di seluruh puskesmas," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batanghari, dr Elvie Yennie di Muarabulian, Jumat.

Elvie mengatakan pihaknya menggunakan dua cara untuk mewaspadai penyebaran penyakit difteri. Pertama petugas kesehatan harus mengenali tanda-tanda penyakit difteri dan jika ditemukan harus segera dirujuk ke rumah sakit terdekat.

Kemudian mengedarkan surat edaran ke seluruh puskesmas agar dapat memastikan status imunisasi Difteri Pertusis Tetanus (DPT) tercapai. Hal tersebut dilakukan dengan cara melakukan penyisiran hingga ke posyandu dan desa-desa.

"Di Batanghari masih ada beberapa daerah yang status imunisasi DPT-nya belum mencapai batas standar. Nah daerah itu akan kami genjot imunisasinya agar mencapai batas standar tersebut," kata Elvie menjelaskan.

Dikatakannya, ada tiga macam imunisasi difteri yang harus diberikan terhadap anak. Pertama imunisasi DPT yang mencakup imunisasi DPT satu, dua dan tiga yang diberikan pada anak usia dua, tiga dan empat bulan.

Selanjutnya imunisasi booster yang diberikan pada anak usia 18 bulan. Dan imunisasi DPT yang diberikan pada anak yeng telah memasuki usia sekolah dasar.

Anak yang terserang penyakit difteri gejalanya sama dengan gejala penyakit ISPA, yakni mengalami demam, pilek dan sendi-sendi terasa nyeri.

Namun penyakit difteri tersebut, kata Elvie, dapat menyebabkan penyumbatan saluran pernapasan sehingga dapat mengakibatkan kematiana.

"Agar anak-anak terhindar dari penyakit di usia dini, sebaiknya anak-anak diberikan Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) yang mencakup imunisasi Hepatitis B sejak lahir. Selanjutnya imunisasi BCG sebagai pencegah anak terkena panyakit TBC dan imunisasi Polio, DPT serta campak," kata Elvie.

Dia menambahkan, di Kabupaten Batanghari hingga saat ini belum adan anak-anak yang terserang penyakit difteri tersebut.(*)

 

Sumber : Antara

KOMENTAR DISQUS :

TABEL LIGA

Top