Kamis, 24 Oktober 2019 |
FokusJambi - Hukum & Kriminal - Daerah

DIDUGA LAKUKAN PUNGLI PARKIR, OKNUM DINAS PERHUBUNGAN SEBUT PERINTAH KADIS

Senin, 05 Juni 2017 | 10:45:51 WIB wib Dibaca: 709 Pengunjung

FOKUSJAMBI.COM, MERANGIN - Bermacam macam cara petugas birokrasi mencari keutungan demi kepentingan pribadi. Apa pun dilakukan yang penting hajat terpenuhi meskipun itu bukan dari bagian tugasnya.

Seperti yang dilakukan yang mengaku seorang petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Merangin yang satu ini. Dia tak segan uang pajak kepada pemilik mobil dan motor yang sedang parkir di pasar bedug Pasar Bawah Bangko.

" Bang, bayar parkirnya bang?," Pintanya ke salah satu pemilik kendaraan sambil menyodorkan karcis parkir  berwarna kuning milik Badan Pengelola Pajak dan Restribusi Daerah (BPPRD), Kabupaten Merangin Jumat (02/06).

Meski hanya Rp 2000, perbuatan yang dilakukan oknum tersebut membuat pemilik mobil yang enggan ditulis namanya penasaran. Karena setaunya yang resmi meminta restribusi petugas BPPRD bukan Dinas Perhubungan.

Lalu, pemilik mobil bertanya ke oknum Dinas yang gak mau diminta namanya itu. Mengapa, tidak petugas dari BPPRD yang meminta restribusi parkir. Bukankah tugas Dishub yang menjaga serta mengatur jalan supaya gak macet dan sembaraut.

dengan nada agak menyingung oknum tersebut mengatakan, apa yang dilakukan meminta pajak restribusi parkir ini adalah perintah Kepala Dinas Perhubungan yakni Syafrani alias Kanceng.

" Ini adalah perintah Kepala Dinas Pak Kanceng. Jika gak percaya hubungi dia," tuntas oknum mencatut nama Kadis Dishub Kabupaten Merangin.

Sementara, Kepala Dinas BPRD Kabupaten Merangin, Amir Ahmad dibincangi terkait hal ini mengakatan hal tersebut boleh saja selama pihak perhubungan menyediakan pasilitas parkir.

" Selama itu ada kawasan parkir disiapkan Dishub boleh saja. Kalau gak ada kawasan parkir lalu minta biaya parkir ya gak boleh. Itupun hanya sebatas restribusi bukan pajak," singkat Amir Ahmad.(Han)

 

KOMENTAR DISQUS :

TABEL LIGA

Top