Selasa, 20 Februari 2018 |
FokusJambi - Daerah

BPBD: ALAT PENDETEKSI LONGSOR DI KERINCI AKTIF

Jumat, 12 Agustus 2016 | 11:46:56 WIB wib Dibaca: 192 Pengunjung
alat pendeteksi longsor

 

FOKUSJAMBI.COM, JAMBI - Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kerinci, menyebutkan alat pendeteksi longsor di Kecamatan Kayu Aro Barat, sudah aktif yang diharapkan sebagai pemberi peringatan dini jika terjadi bencana longsor di daerah itu.

Kabid Kesiapsiagaan dan Penanggulangan Bencana BPBD Kerinci Edi Ruslan, dihubungi dari Jambi, Kamis, mengatakan bahwa alat pendeteksi longsor yang dipasang di Desa Batu Hampar itu didanai oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Edi mengatakan dari 468 kabupaten/kota di Indonesia, hanya 17 daerah yang mendapat bantuan alat pendeteksi longsor dari BNPB, dan di Sumatera hanya Kabupaten Kerinci karena wilayah itu memang rawan bencana longsor.

"Alat ini didanai BNPB dan hanya 17 daerah yang dapat, termasuk Kerinci. Alat itu sudah dipasang dan aktif sejak sepakn lalu," kata Edi.

Edi menjelaskan ada tiga macam alat yang dipasang, yakni alat mendeteksi gerakan tanah, mendeteksi curah hujan dan alat sensor.

Untuk cara kerja, Edi mengatakan alat tersebut akan mengeluarkan suara jika terjadi curah hujan tinggi dan pergerakan tanah melalui pengeras suara. Artinya ada peringatan dini yang diberitahukan oleh alat tersebut.

"Jadi kalau curah hujan tinggi dan ada pergerakan tanah, maka alat tersebut mengeluarkan suara. Ada tiga macam yang disuarakan yakni waspada, siaga dan awas. Pengeras suara yang dipasang itu mampu didengar warga satu kecamatan," katanya menjelaskan.

Edi juga mengatakan bahwa pihaknya bersama BNPB dan Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta, sudah melakukan simulasi penggunaan alat pendeteksi longsor tersebut.

Di samping itu, Edi mengatakan BPBD Kerinci juga tengah mengadakan rencana rekonsiliasi longsor Kerinci yang juga didanai BNPB.

"Sejak tanggal (09/08) kita juga melakukan rencana rekonsiliasi longsor hingga Jumat (12/08) besok. Itu adalah langkah untuk menghadapi ancaman tanah longsor di Kabupaten Kerinci," katanya menambahkan. (Ant)

KOMENTAR DISQUS :

TABEL LIGA

Top